Destinasi Wisata Indonesia Bisa Daftar TOURISE Awards 2027, Ini Syaratnya

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 21 September 2026 | 15:04:31 WIB
Destinasi wisata Indonesia berpeluang mendaftar TOURISE Awards 2027 yang digelar di Riyadh, Arab Saudi.

SUMATERA BARAT — Destinasi wisata Indonesia berpeluang masuk nominasi TOURISE Awards 2027, ajang global yang menilai pengalaman perjalanan menonjol di Riyadh, Arab Saudi. Pendaftaran dibuka 1 September hingga 19 November 2026, dengan enam kategori utama plus satu penghargaan tertinggi Best Overall Destination. Ajang ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan investor pariwisata dari berbagai negara.

TOURISE Awards 2027 membuka pintu bagi destinasi wisata di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat. Penyelenggara menerima nominasi mulai 1 September sampai 19 November 2026. Pemenang akan diumumkan dalam rangkaian TOURISE Summit di Riyadh, Arab Saudi, pada 23 Maret 2027.

Forum tersebut mempertemukan pelaku pariwisata lintas sektor untuk membahas pengalaman wisata dan pengembangan destinasi yang bertanggung jawab. Ketua TOURISE yang juga Menteri Pariwisata Arab Saudi, Ahmed Al-Khateeb, menyebut penghargaan ini ingin menyoroti destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman khas dan beradaptasi dengan perubahan industri.

"Kami ingin memberikan sorotan pada destinasi yang tidak hanya menarik wisatawan, tapi juga menunjukkan kepemimpinan melalui inovasi, keberlanjutan, dan keaslian budaya," kata Al-Khateeb dalam peresmian TOURISE Awards 2027 secara hybrid, Rabu, 16 September 2026.

Enam Kategori Utama dan Penghargaan Tertinggi

Kompetisi ini membagi penilaian ke dalam enam kategori pengalaman perjalanan. Masing-masing mencerminkan sisi berbeda dari daya tarik sebuah destinasi.

  • Best Arts and Culture Destination
  • Best Adventure Destination
  • Best Food and Culinary Destination
  • Best Shopping Destination
  • Best Entertainment Destination
  • Best Wellness Destination

Selain enam kategori tersebut, penyelenggara menyiapkan Best Overall Destination sebagai penghargaan utama. Trofi ini diberikan kepada destinasi yang unggul di berbagai aspek pengalaman wisatawan sekaligus menjadi tolok ukur industri pariwisata global.

Syarat yang Harus Dipenuhi Kandidat

Destinasi yang ingin ikut serta wajib memiliki wilayah geografis yang jelas, entah berupa kota, kawasan, maupun situs tertentu. Identitas dan karakter kandidat juga dinilai dari budaya, lanskap, atraksi, serta elemen lain yang membentuk persepsi wisatawan.

Aspek pengelolaan menjadi syarat berikutnya. Destinasi harus punya badan atau otoritas pariwisata yang bertanggung jawab atas kawasan tersebut. Ketentuan ini membuat proses seleksi turut menimbang cara destinasi dikelola, bukan sekadar seberapa dikenal tempatnya.

Alur Seleksi dan Komposisi Juri

Setelah masa nominasi ditutup, dewan juri independen menyusun daftar pendek untuk tiap kategori. Dari daftar itu, juri memilih satu pemenang dan dua finalis unggulan.

Panel juri terdiri atas tokoh dari beragam bidang, mulai dari perjalanan dan perhotelan hingga kuliner, seni, budaya, mode, ritel, wellness, petualangan, dan hiburan. Albert Read, mantan Managing Director Condé Nast, dipercaya sebagai Ketua Panel Juri sekaligus Category Lead.

Read menyatakan proses penghargaan 2027 menjadi bagian dari upaya memantau perkembangan destinasi dalam jangka panjang. "Kami tidak hanya ingin mengakui destinasi terbaik tahun ini," ujarnya.

"Penghargaan ini juga menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana destinasi tersebut berkembang dari waktu ke waktu dan mengukur dampak, serta kemajuan yang mereka capai," ia menyambung.

Penilaian kandidat memakai 14 kriteria. Aspek yang dievaluasi mencakup autentisitas, aksesibilitas, keamanan, keberlanjutan, dan pengalaman wisatawan. Juri juga menimbang karakteristik yang membuat sebuah destinasi menonjol di kategori yang diikutinya.

Jejak TOURISE Sejak 2025

TOURISE pertama kali meluncurkan penghargaan ini pada 2025 sebagai tolok ukur global bagi destinasi dengan pengalaman perjalanan yang punya tujuan dan identitas kuat. Forumnya sendiri digelar perdana pada tahun yang sama sebagai platform pertemuan pemerintah, pelaku usaha, investor, dan sektor terkait pariwisata.

Pada penyelenggaraan perdana, TOURISE mengumumkan portofolio investasi senilai USD 113 miliar. Nilai itu mencakup hotel, destinasi terpadu, wellness, ritel, pengembangan talenta, hingga platform berbasis kecerdasan buatan.

TOURISE 2027 akan memperluas pembahasan ke sejumlah isu yang memengaruhi perjalanan global, dari teknologi dan investasi hingga keberlanjutan, budaya, serta mobilitas. Penyelenggara menargetkan kolaborasi lintas sektor tersebut mendorong terbentuknya arah baru bagi industri pariwisata dalam jangka panjang.

Bagi pengelola destinasi di Indonesia yang berminat, informasi terkini soal pendaftaran dan persyaratan dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi TOURISE atau dinas pariwisata setempat.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top