Anggaran Rp1,8 Miliar untuk Renovasi Rumah Dinas Gubernur Sumbar, Warga Korban Galodo Masih Tunggu Hunian Baru

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:32:29 WIB
Renovasi rumah dinas Gubernur Sumbar dialokasikan anggaran Rp1,8 miliar dari APBD 2026.

PADANG — Ratusan juta rupiah dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2026 Provinsi Sumatera Barat disiapkan untuk merenovasi dan memelihara bangunan di lingkungan kantor gubernur. Anggaran tersebut meliputi perbaikan rumah dinas, istana gubernur, hingga pembuatan pos satpam dan kolam ikan di rumah dinas wakil gubernur.

Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset Biro Umum Pemprov Sumbar, Festika Andayani, mengatakan alokasi itu merupakan kebutuhan pemeliharaan rutin dan pelayanan publik. “Anggaran ini merupakan kebutuhan pemeliharaan rutin dan pelayanan publik yang berada dalam tanggung jawab Biro Umum,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Rincian Anggaran Renovasi yang Disorot

Beberapa pos anggaran yang menjadi perhatian publik antara lain pengecatan rumah dinas gubernur Rp200 juta, pemasangan lantai granit di lobi utama Kantor Gubernur Rp400 juta, dan renovasi atap auditorium gubernur Rp370 juta. Selain itu, terdapat anggaran perbaikan drainase di belakang rumah dinas gubernur Rp170 juta serta pembuatan pos satpam di bagian belakang komplek gubernur Rp160 juta.

Pemprov juga menganggarkan pemeliharaan istana gubernur Rp200 juta, pemeliharaan taman gubernur Rp150 juta, dan pemeliharaan taman kantor gubernur Rp100 juta. “Istana gubernur merupakan gerbang utama Pemprov Sumatera Barat sehingga harus dipastikan dalam kondisi baik karena sering menerima kunjungan pemerintah pusat,” terang Festika.

Alasan Pemasangan Granit dan Renovasi Atap

Festika menjelaskan, pemasangan granit di lobi utama senilai Rp400 juta dilakukan karena selama ini lantai ruang pertemuan hanya dilapisi karpet. Biaya pencucian karpet seluas 355 meter persegi mencapai Rp19 juta per tiga bulan. “Dengan pemasangan granit, ini merupakan efisiensi untuk jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, renovasi atap auditorium sebesar Rp370 juta diajukan karena atap bangunan berusia 17 tahun lebih dan bocor. Kondisi cuaca ekstrem pada akhir 2025 disebut memperparah kerusakan hingga menyebabkan kemiringan plafon. “Pemerintah menilai pembenahan perlu segera dilakukan demi keamanan dan keselamatan publik,” imbuh Festika.

Gazebo dan Kolam Ikan di Rumah Dinas Wagub

Anggaran renovasi juga mencakup pembuatan gazebo dan kolam ikan di rumah dinas Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy senilai Rp100 juta. Anggaran tersebut terbagi menjadi Rp50 juta untuk gazebo dan Rp50 juta untuk kolam ikan sebagai dekorasi rumah temu sang wagub. Seluruh alokasi ini masih berada di bawah kewenangan Biro Umum Pemprov Sumbar.

Kontras dengan Kondisi Warga Terdampak Bencana

Kebijakan ini muncul di saat warga korban banjir bandang galodo masih menanti rumah baru. Sejumlah warga terdampak bahkan masih menaiki rakit akibat jembatan yang putus diterjang banjir. Belum ada pernyataan resmi dari Pemprov Sumbar mengenai prioritas penanganan infrastruktur warga dibandingkan renovasi rumah dinas.

Apa yang Perlu Diketahui Warga?

Anggaran renovasi ini masuk dalam APBD 2026 dan dikelola oleh Biro Umum Pemprov Sumbar. Pemprov menyebut seluruh anggaran bersifat pemeliharaan rutin yang baru dilaksanakan jika terjadi kerusakan di tahun berjalan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan proyek renovasi akan dimulai.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: langgam.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top