BPJS Kesehatan Resmi Luncurkan Lanuri di 558 Titik, Perluas Akses JKN ke Wilayah 3T Termasuk Mentawai

Penulis: Teuku Fahreza  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37:01 WIB
BPJS Kesehatan meluncurkan program Layanan Ujung Negeri (Lanuri) secara serentak di 558 titik di seluruh Indonesia, termasuk di Kepulauan Mentawai.

PADANG — BPJS Kesehatan memastikan warga di pelosok negeri tak lagi kesulitan mengurus administrasi JKN. Program Layanan Ujung Negeri (Lanuri) resmi beroperasi di 558 titik di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah terpencil seperti Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa Lanuri merupakan bentuk optimalisasi layanan non-digital untuk masyarakat yang memiliki keterbatasan geografis maupun infrastruktur teknologi. “Hari ini kita luncurkan Lanuri serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia, dengan melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Dua Bentuk Layanan: BPJS Keliling dan Viola

Dari total 558 titik pelaksanaan, sebanyak 179 titik menyediakan layanan jemput bola berupa BPJS Keliling. Sementara itu, 379 titik lainnya menghadirkan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (Viola).

Deputi Direksi Wilayah II Nofi Hidayat menyebutkan, di wilayah kerjanya, Lanuri dilaksanakan di Koperasi Merah Putih di Sipora Jaya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, serta melalui Viola di Pulau Sikakap. “Lanuri dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis,” kata Nofi.

Apa Saja yang Bisa Diurus Warga Lewat Lanuri?

Melalui Lanuri, masyarakat di daerah perbatasan dan terpencil kini bisa mengakses informasi, mengurus administrasi kepesertaan, hingga menyampaikan aduan seputar program JKN. Layanan ini hadir untuk menjawab kebutuhan warga yang selama ini kesulitan menjangkau kantor cabang BPJS Kesehatan.

Peluncuran program ini sekaligus menandai penutupan agenda 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Sejumlah program utama yang sukses dicapai dalam periode tersebut antara lain JKN 3T melalui kerja sama kapal bantu rumah sakit, integrasi P-Care untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan sistem intelligence claim untuk mengeliminasi inefisiensi serta potensi fraud.

Empat Program Customer Centric dan Empat Program Collaborative

Agenda quick wins tersebut terdiri atas empat Program Customer Centric untuk mengakomodasi kebutuhan fundamental peserta, serta empat Program Collaborative guna memperluas jangkauan layanan terintegrasi lintas sektor. BPJS Kesehatan berkomitmen menghadirkan layanan yang berkeadilan dan merata agar seluruh penduduk Indonesia, termasuk segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), mendapatkan hak jaminan kesehatan yang setara.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top