PADANG — KONI Sumatera Barat memastikan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi siap digelar tahun ini. Porprov 2026 akan menjadi ajang seleksi atlet sekaligus pemanasan bagi rencana Sumatera Barat menjadi tuan rumah Porwil XII, multievent antarprovinsi se-Sumatera yang menjadi batu loncatan menuju PON.
Ketum KONI Sumbar Hamdanus menegaskan bahwa pihaknya telah menyusun strategi fiskal agar penyelenggaraan Porprov tidak membebani APBD secara berlebihan. Salah satu kuncinya adalah merenovasi venue yang sudah ada ketimbang membangun fasilitas baru.
“Kami telah menyusun strategi agar penyelenggaraannya tidak membebani APBD, salah satunya melalui renovasi sejumlah venue yang sudah ada sehingga tidak perlu membangun fasilitas baru,” ungkap Hamdanus dalam audiensi di Jakarta, Selasa.
Ajang Porprov 2026 dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai 2 hingga 14 Oktober. Konsep tuan rumah bersama dipilih untuk mendistribusikan dampak ekonomi dan pembinaan olahraga ke seluruh wilayah Sumatera Barat.
Ketum KONI Pusat Marciano Norman menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, kompetisi berkualitas seperti Porprov adalah mata rantai penting dalam sistem pembinaan olahraga prestasi nasional.
“Melalui kompetisi yang terselenggara secara berkualitas, kita dapat menjaring atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan menuju ajang nasional maupun internasional,” ujar Marciano Norman.
Dalam pertemuan yang sama, KONI Sumbar juga menyampaikan wacana untuk menjadi tuan rumah Porwil XII Sumatera. Porwil sebelumnya sukses digelar di Riau pada 2023, di mana tuan rumah berhasil menjadi juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Porwil merupakan even olahraga tahunan antarprovinsi yang hanya ada di Pulau Sumatera. Ajang ini berfungsi sebagai persiapan bagi atlet sebelum menghadapi level PON yang lebih tinggi.
Marciano Norman menegaskan dukungan penuh KONI Pusat terhadap rencana tersebut. “Keberadaan ajang ini akan memperkuat mata rantai pembinaan olahraga prestasi di Indonesia sekaligus menjadi wadah evaluasi kemampuan atlet sebelum menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi,” tegasnya.
Audiensi ini menjadi bukti penguatan sinergi antara KONI Pusat dan KONI Provinsi Sumatera Barat. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan olahraga terus dibangun untuk memastikan kesuksesan kedua agenda strategis tersebut.
KONI Pusat mengapresiasi langkah KONI Sumbar yang dinilai proaktif dalam merencanakan pembinaan berkelanjutan. Dengan renovasi venue dan konsep tuan rumah bersama, Sumatera Barat diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi tanpa menguras anggaran daerah secara berlebihan.