Indomobil Emotor Resmi Luncurkan QT dan QT Pro di Makassar, Harga di Bawah Rp20 Juta

Penulis: Teuku Fahreza  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 02:49:01 WIB
CEO PT Indomobil Emotor International, Pius Wirawan, menyampaikan pernyataan dalam peluncuran QT dan QT Pro di Makassar.

SUMATERA BARAT — CEO PT Indomobil Emotor International, Pius Wirawan, mengungkapkan Sulawesi, khususnya Makassar, menjadi barometer pertumbuhan kendaraan listrik di kawasan timur. “Kami melihat potensi pasar sangat besar. QT dan QT Pro kami hadirkan sebagai pilihan yang terjangkau dan efisien untuk mobilitas sehari-hari,” ujarnya dalam siaran resmi yang diterima redaksi, Selasa (14/7/2026).

Dua Konfigurasi Baterai: 70 km hingga 135 km

Untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna yang berbeda, Indomobil Emotor menyediakan dua opsi baterai. Varian dengan satu baterai mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian daya. Sementara itu, konfigurasi dua baterai menawarkan daya jelajah hingga 135 kilometer, memberikan fleksibilitas lebih untuk perjalanan harian yang lebih jauh.

Selain harga pembelian yang kompetitif, Pius menekankan efisiensi biaya operasional menjadi daya tarik utama. Menurut perhitungan perusahaan, pengguna motor listrik bisa menghemat hingga sekitar Rp7 juta per tahun dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin. “Ini menjadi alasan kuat masyarakat mulai beralih,” tambahnya.

Penjualan Bulanan Tembus 130 Unit di Sulawesi

Sales Manager PT Galesong Emotor Pratama (GEP), Ardhy Widyananto, menyebut Makassar dipilih sebagai lokasi peluncuran regional karena perannya sebagai pusat ekonomi Indonesia Timur. “Respons pasar di kota ini biasanya menjadi acuan untuk pengembangan pasar di daerah lain,” jelas Ardhy.

Optimisme perusahaan bukannya tanpa bukti. Indomobil Emotor mencatat penjualan di wilayah Sulawesi telah melampaui 100 unit per bulan, bahkan pada kuartal kedua 2026 mencapai kisaran 130 unit. Secara nasional, penjualan perusahaan tumbuh signifikan hingga 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pergeseran Pola Pikir Konsumen dan Ekosistem Layanan

Pius mengamati perubahan perilaku konsumen yang menarik. Jika sebelumnya masyarakat banyak mempertanyakan keamanan baterai dan nilai jual kembali, kini fokus mereka bergeser ke spesifikasi produk. “Sekarang konsumen lebih banyak bertanya soal pilihan warna, fitur, hingga kapan unit tersedia. Itu menunjukkan kepercayaan terhadap motor listrik terus meningkat,” ujarnya.

Bahkan, pasar motor listrik bekas mulai menunjukkan geliat positif. Tingginya permintaan membuat sejumlah pedagang kendaraan bekas kesulitan mendapatkan stok second hand, terutama di Jakarta.

Untuk mendukung pertumbuhan, Indomobil Emotor terus memperkuat ekosistem layanan. Hingga pertengahan 2026, perusahaan telah memiliki 155 jaringan dealer dan layanan di seluruh Indonesia, meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang berjumlah sekitar 80 jaringan. Ekspansi ini didukung oleh lembaga pembiayaan seperti Indomobil Finance, Adira Finance, dan Pegadaian untuk memudahkan konsumen memiliki kendaraan listrik.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: rakyatku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top