Pembangunan Jalan Provinsi Sasak-Maligi di Pasaman Barat Terus Dikebut, 450 Meter Hotmix Ditargetkan Rampung 70 Hari

Penulis: Teuku Fahreza  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 22:18:31 WIB
Pengaspalan jalan provinsi ruas Sasak-Maligi sepanjang 450 meter di Pasaman Barat ditargetkan rampung dalam 70 hari sejak kontrak ditandatangani pada 20 April 2026.

PASAMAN BARAT — Pekerjaan peningkatan Jalan Provinsi ruas Sasak-Maligi (P.033.02) di Pasaman Barat terus berlanjut setelah kontrak pembangunan ditandatangani pada 20 April 2026. Kontraktor pemenang tender, PT Artha Graha Cipta, menargetkan pengaspalan sepanjang 450 meter dapat diselesaikan dalam 70 hari kalender sejak kontrak berlaku.

Spesifikasi Proyek: Lebar 6 Meter dengan Bahu Jalan 1 Meter

Perwakilan PT Artha Graha Cipta, Pak Acong, menjelaskan bahwa ruas jalan yang akan diaspal memiliki lebar 6 meter dengan bahu jalan selebar 1 meter di sisi kiri dan kanan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Sumbar untuk menuntaskan akses menuju Kampung Maligi.

Anggaran Dialokasikan Secara Marathon Tiap Tahun

Elfiandi mengungkapkan bahwa kondisi keuangan untuk ruas jalan Sasak-Maligi terus dialokasikan secara bertahap setiap tahun. "Kita bersama-sama Tim TAPD Provinsi Sumbar bersama DPRD Sumbar terus berupaya agar ruas ini dapat tuntas hingga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat setempat," katanya.

Pekerjaan pembangunan jalan ini mendapat perhatian langsung dari Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimi. Komitmen tersebut diambil di tengah keterbatasan fiskal daerah, namun Pemprov tetap mengutamakan penyelesaian infrastruktur strategis di Pasaman Barat.

Warga Maligi: Jalan Ini Urat Nadi Perekonomian Kami

Salah seorang warga Maligi, Izen Saputra, mengaku bersyukur atas upaya bertahap yang dilakukan pemerintah. "Setiap tahun terus diupayakan pembangunan jalan Sasak-Maligi karena ini merupakan urat nadi perekonomian warga Maligi yang hendak ke pusat kecamatan maupun kabupaten," ujarnya.

Ruas Sasak-Maligi selama ini menjadi akses utama bagi warga Kampung Maligi untuk menjangkau pusat kecamatan dan Kabupaten Pasaman Barat. Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak kerap menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan. Dengan adanya pengaspalan bertahap ini, diharapkan distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga dapat berjalan lebih lancar.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: bentengsumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top