PADANG — Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi bakal merata di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Minggu (19/7/2026). BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau menerbitkan peringatan dini yang mencakup 12 daerah, dengan puncak intensitas diperkirakan terjadi pada dini hari.
Pada siang hingga sore hari, hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kabupaten Pasaman. Sementara pada malam hari, intensitas hujan cenderung ringan di sebagian besar daerah.
Memasuki dini hari, potensi hujan lebat bergeser ke wilayah barat. BMKG mencatat Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Pesisir Selatan masuk dalam zona waspada. Enam wilayah lainnya—Pasaman, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya—juga berpotensi mengalami hujan ringan pada periode yang sama.
Secara rinci, BMKG merilis prakiraan cuaca per periode. Pada pagi hari, cuaca di Sumbar umumnya cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hingga sore, hujan ringan berpotensi mengguyur 18 wilayah, mulai dari Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, hingga Dharmasraya.
Pada malam hari, hujan ringan diprakirakan turun di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat berkisar antara 18 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan udara 70–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4–22 kilometer per jam. Kombinasi suhu hangat dan kelembapan tinggi ini menjadi faktor utama pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai dampak hidrometeorologi di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan daerah sekitarnya. Warga di daerah rawan banjir dan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari.