PARIAMAN — Lapangan Tenis Pemko Pariaman di Kelurahan Karan Aur, Pariaman Tengah, berubah menjadi arena kompetisi bergengsi bagi para petenis senior. Kejuaraan Tenis Piala Wali Kota KU 110 Tahun resmi dimulai, Sabtu (18/7). Kategori KU 110 tahun merujuk pada total usia minimal dari dua pemain dalam satu tim ganda, yang lazim digunakan di turnamen veteran dan komunitas.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya turnamen ini. Ia menegaskan bahwa ajang tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga.
"Kejuaraan Piala Walikota KU 110 Tahun yang dilaksanakan dari Tanggal 18 s.d 19 Juli 2026 ini bukan sekadar ajang unjuk gigi di lapangan, melainkan bukti bahwa usia bukanlah halangan untuk tetap produktif, sehat, dan berprestasi," ujar Yota Balad dalam sambutannya.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan luar negeri menjadi perhatian utama pemerintah kota. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi wisata dan produk ekonomi kreatif Pariaman.
"Kehadiran para peserta dari luar daerah hingga mancanegara menjadi angin segar bagi promosi wisata dan ekonomi kreatif di Kota Pariaman," tambah Yota Balad. Turnamen ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, dan kerajinan lokal.
Pertandingan digelar dengan atmosfer kompetisi internasional. Para petenis veteran tangguh saling beradu strategi dan ketahanan fisik di lapangan. Suasana meriah terlihat sejak pembukaan turnamen, menandakan antusiasme tinggi dari peserta dan penonton lokal.
Pemerintah Kota Pariaman berharap kejuaraan ini tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga memperkuat citra Pariaman sebagai kota yang ramah bagi penyelenggaraan event olahraga berskala luas.