PRI Tancap Gas di Tanah Datar, Gelar Jumat Berkah Bersama Wartawan dan Tokoh Adat untuk Politik Solutif

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 20:40:31 WIB
Ketua DPC PRI Tanah Datar, Efendi Intan Gagah, menyampaikan gagasan politik solutif dalam forum Jumat Berkah bersama wartawan dan tokoh adat di Tigary Cafe Sijangek.

TANAH DATAR — Partai Rakyat Indonesia (PRI) memulai langkah politiknya di Luhak Nan Tuo dengan pendekatan yang jarang dilakukan partai baru. Alih-alih langsung menggelar deklarasi massal, DPC PRI Tanah Datar memilih duduk bersama wartawan dan tokoh adat dalam forum diskusi santai bertajuk "Jumat Berkah".

Pertemuan di Tigary Cafe Sijangek itu berlangsung pada Jumat pekan lalu. Ketua DPC PRI Tanah Datar, Efendi Intan Gagah, membuka forum dengan pernyataan tegas bahwa partainya tidak ingin sekadar menjadi nama baru dalam peta politik daerah.

"PRI hadir bukan sekadar menambah jumlah partai politik. Kami ingin menjadi bagian dari solusi. Pendidikan harus semakin berkualitas, pelayanan kesehatan harus lebih mudah dijangkau masyarakat, dan sektor UMKM harus kembali bergairah," kata Efendi dalam sambutannya.

Tokoh Adat Minta PRI Tak Sekadar Nama Baru

Wartawan senior yang juga tokoh adat Tanah Datar, Dt. Godang Rajo, menyambut positif inisiatif ini. Ia mengingatkan bahwa masyarakat sudah lelah dengan partai yang hanya aktif saat musim kampanye.

"Kami berharap PRI benar-benar menjadi angin segar bagi Tanah Datar. Jangan hanya menjadi partai baru secara nama, tetapi mampu melahirkan terobosan nyata yang dapat dirasakan masyarakat," ujar Dt. Godang Rajo.

Ia menilai persoalan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masih membutuhkan perhatian serius. Menurutnya, kehadiran kekuatan politik dengan gagasan baru bisa memperkaya dinamika demokrasi sekaligus mendorong percepatan pembangunan di daerah yang dikenal sebagai Luhak Nan Tuo itu.

Media Jadi Mitra Strategis, Bukan Sekadar Liputan

Pembina KWRI Tanah Datar, Bonar Surya Winata, mengapresiasi langkah PRI yang langsung menjalin komunikasi dengan wartawan sejak awal. Ia menilai ini sinyal positif bagi transparansi partai.

"Sangat jarang partai politik yang baru hadir langsung membangun komunikasi dengan insan pers seperti ini. Ini merupakan langkah yang patut diapresiasi karena menunjukkan adanya niat baik untuk membangun hubungan yang terbuka dengan masyarakat melalui media," kata Bonar.

Dalam forum tersebut, Efendi Intan Gagah menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis sebagai mitra dalam menyampaikan informasi objektif dan mengawal pembangunan. PRI, kata dia, akan membangun komunikasi terbuka dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Diskusi Santai, Gagasan Mengalir: Dari UMKM hingga Generasi Muda

Kegiatan yang dikemas dalam nuansa Jumat Berkah itu tidak berhenti pada sambutan. Diskusi santai kemudian berlangsung, memunculkan berbagai ide terkait pembangunan daerah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan peran generasi muda.

Acara ditutup dengan doa bersama. Bagi PRI, silaturahmi ini baru langkah awal membangun kepercayaan publik. Tantangan sesungguhnya masih menanti: publik Tanah Datar kini menunggu apakah komitmen yang disampaikan akan diwujudkan dalam kerja nyata.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: relasipublik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top