SUMATERA BARAT — Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal, namun kartu merah yang diterima Phetdavanh Somsanid pada menit ke-43 jadi titik balik dramatis. Laos yang sudah tertinggal 2-0 harus bermain dengan 10 orang, membuka celah lebar bagi Thailand untuk menggempur pertahanan tuan rumah.
Setelah unggul 2-0 di babak pertama lewat gol Teerasak Poeiphimai (menit ke-11) dan Kakana Khamyok (menit ke-22), Thailand tak memberi ampun. Empat menit babak kedua berjalan, Yotsakorn Burapha membobol gawang Laos dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti menjadi 3-0. Kapten Sarach Yooyen hanya butuh tiga menit untuk ikut mencatatkan namanya di papan skor, disusul gol kedua Kakana pada menit ke-59 yang mengubah skor menjadi 5-0.
Keunggulan jumlah pemain memang tak langsung dimanfaatkan Thailand di sisa waktu babak pertama. Namun, tiga gol dalam rentang 10 menit di awal babak kedua memastikan perlawanan Laos benar-benar padam.
Setelah unggul lima gol, Thailand mulai mengendurkan tempo permainan. Selama 30 menit terakhir, tak ada tambahan gol yang tercipta. Pertandingan berakhir dengan kemenangan meyakinkan 5-0 bagi tim tamu.
Kemenangan ini membawa Thailand naik ke posisi teratas dengan lima poin, sama dengan Malaysia namun unggul dalam selisih gol. Malaysia sebelumnya juga mengamankan tiga poin dari Myanmar dengan skor 2-1. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit hingga matchday terakhir. Thailand selanjutnya akan menghadapi lawan yang belum ditentukan dalam jadwal turnamen.