Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi Lantik 5 Pejabat Fungsional, Ingatkan Jabatan Bukan Hak Tapi Amanah

Penulis: Zulkifli Arief  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 21:05:31 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi memimpin pelantikan lima pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

PADANG — Arry Yuswandi menekankan, pemahaman yang keliru terhadap makna jabatan bisa menimbulkan persepsi yang salah di kalangan aparatur sipil negara. Ia mengingatkan, setiap pengangkatan ke dalam jabatan fungsional melalui proses objektif yang mempertimbangkan peta jabatan dan kebutuhan organisasi.

Kompetensi Saja Tak Cukup, Prioritas Utama Kebutuhan Organisasi

Menurut Arry, kepemilikan sertifikat kelulusan uji kompetensi tidak serta-merta menjadi dasar pengangkatan. “Yang menjadi prioritas adalah kebutuhan organisasi. Pemenuhan kompetensi syarat penting, tetapi penempatannya tetap harus disesuaikan peta jabatan dan kebutuhan instansi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, birokrasi tidak bisa berjalan hanya dengan mengandalkan kualifikasi individu semata. Penempatan ASN harus selaras dengan kebutuhan instansi agar pelayanan publik berjalan efektif dan efisien.

Komunikasi Terbuka Cegah Kesalahpahaman ASN

Arry juga mengingatkan para pimpinan perangkat daerah untuk membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif dalam pengelolaan sumber daya manusia. “Pemahaman ini penting dimiliki seluruh ASN, agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru terhadap kebijakan manajemen kepegawaian,” katanya.

Komunikasi yang baik, lanjutnya, mencegah munculnya kesalahpahaman terkait kebijakan pengangkatan maupun penempatan ASN dalam jabatan. Hal ini krusial di tengah dinamika birokrasi yang kerap memicu kecemburuan antarpegawai.

Pesan Sekdaprov: Fokus pada Tugas, Jauhi Pelanggaran

Di akhir sambutannya, Arry mengajak seluruh ASN menjaga integritas dan menjunjung tinggi etika kerja. “Berikan yang terbaik untuk pemerintahan, masyarakat, dan keluarga. Fokuslah pada tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta jangan suka melibatkan diri pada hal-hal yang bukan menjadi kewenangan kita,” pesannya.

Ia berharap, profesionalisme dan integritas yang terus dijaga mampu mendorong kinerja birokrasi Sumatera Barat ke arah yang lebih baik. Pelantikan ini menjadi momentum pengingat bahwa setiap jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar hak yang bisa dituntut.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: suararantau.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top