SUMATERA BARAT — Revelations, ekspansi berukuran DLC untuk Doom: The Dark Ages, rilis pada Juli. Minggu yang sama, Microsoft mengumumkan PHK 3.200 karyawan. Gelombang PHK ini menghantam hampir seluruh studio Xbox, termasuk id Software.
Andrew Willis, produser yang terlibat, mengaku dua bulan menjelang rilis ia bekerja setidaknya 12 jam per hari. “Saya tahu saya mencapai 17 jam beberapa hari. Itu brutal, dan mayoritas permainan dibuat dalam tiga atau empat bulan,” katanya kepada Insider Gaming.
Ia bahkan mengorbankan waktu bersama keluarga. “Ada hari-hari ketika saya tidak melihat anak saya sepanjang hari. Beberapa hari saya korbankan untuk menuntaskan ini dengan kualitas yang layak — bukan hanya saya, semua orang di tim benar-benar bekerja lembur,” jelasnya.
Ironisnya, Willis termasuk pekerja yang dipecat tepat setelah ekspansi itu rilis. id Software dilaporkan kehilangan lebih dari setengah anggota stafnya.
PHK ini memicu perdebatan tentang dampaknya terhadap studio. Sebagian pihak menilai id Software “dikerok habis” karena kehilangan banyak staf senior dan lama yang memegang peran kunci. Seberapa besar dampak PHK ini terhadap masa depan studio pun menjadi tanda tanya besar.