SOLOK — Bantuan bedah rumah dari Kementerian Sosial senilai Rp50 juta disalurkan kepada Zahira, siswi SRMP 5 Kabupaten Solok yang tinggal di Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang. Program yang disebut sebagai inisiatif Presiden Prabowo Subianto itu diwujudkan dalam bentuk pembangunan rumah baru bagi Zahira dan keluarganya.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial atas bantuan yang diterima warganya. Selain bantuan dari Kemensos, Jon Firman Pandu secara pribadi memberikan bantuan Rp5 juta, sementara anggota DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis menyumbang Rp2 juta untuk mendukung pembangunan rumah tersebut.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Solok Retni Humaira menjelaskan rumah bantuan tersebut direncanakan bertipe 36 dengan ukuran enam kali enam meter. Bangunan itu dilengkapi dua kamar tidur.
Pembangunan rumah bagi Zahira ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Pihak pengembang yang bekerja sama dengan Pemkab Solok melalui DPRKPP juga memberikan bantuan tambahan berupa keramik.
"Pembangunan rumah bantuan itu diawali dengan kegiatan gotong royong yang melibatkan Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama jajaran pemerintah daerah, Kemensos RI, DPRD, pemerintah nagari dan masyarakat setempat," ujar Retni Humaira.
Direktur Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Kemensos I Ketut Supena menyatakan bantuan untuk keluarga Zahira tidak berhenti pada pembangunan rumah. Orang tua penerima juga akan mendapat program pemberdayaan sosial ekonomi.
"Orang tuanya nanti kita kasih pemberdayaan sosial ekonomi," ujar I Ketut Supena saat kegiatan pembangunan rumah bantuan di Kabupaten Solok.
Menurutnya, bantuan diberikan secara terpadu dengan menyasar kebutuhan pendidikan anak, tempat tinggal yang layak, serta peningkatan kesejahteraan keluarga. "Anaknya kita sekolahkan, orang tuanya kita berdayakan, rumahnya kita bangun," katanya.
Kegiatan pembangunan diawali dengan pembongkaran rumah lama yang kemudian digantikan bangunan baru. Bupati Jon Firman Pandu bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat turut bergotong royong dalam proses awal pembangunan.
Jon Firman Pandu berharap pembangunan rumah tersebut memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi Zahira dan keluarganya. Ia juga ingin program pemberdayaan sosial ekonomi mengikuti agar kondisi keluarga penerima bantuan semakin sejahtera.