PADANG — Kota Padang mengoleksi total 11 medali dari tiga jenis, menjadikannya kontingen dengan raihan terbanyak sejauh pertandingan Porprov XVI Sumbar 2026 berlangsung. Posisi Kota Bingkuang di puncak klasemen belum tergeser sejak data terakhir diperbarui di laman resmi porprovsumbar.com.
Kota Solok menyusul di urutan kedua dengan delapan medali, sedangkan Kota Bukittinggi mengumpulkan enam medali. Selisih emas antara Padang dan dua kota di bawahnya hanya terpaut satu keping, sehingga persaingan masih terbuka lebar.
Kepala Bidang Humas PB Porprov XVI Sumbar, Hendri Parjiga, menyebut sejumlah cabang olahraga telah menyelesaikan pertandingan. Meski begitu, pembaruan data perolehan medali melalui sistem informasi Sirimau belum dilakukan secara menyeluruh.
"Sejauh ini, baru dua cabang olahraga yang menginput data perolehan medali di Sirimau, yakni taekwondo dan balap sepeda," ungkap Hendri.
Kondisi itu membuat klasemen sementara belum sepenuhnya mencerminkan hasil pertandingan yang sudah rampung. Sejumlah cabor yang telah menuntaskan babak final belum tercatat di sistem.
Hendri mengimbau seluruh Technical Delegate (TD) cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov XVI Sumbar 2026 agar segera mengunggah hasil pertandingan ke Sirimau. Langkah tersebut diperlukan agar data perolehan medali seluruh kontingen dapat diperbarui secara akurat.
Dengan pembaruan yang menyeluruh, perkembangan klasemen sementara bisa dipantau berdasarkan hasil pertandingan yang telah berlangsung. Penundaan input berisiko membuat kontingen kehilangan gambaran posisi mereka secara real-time.
Hingga waktu pembaruan data tersebut, tiga daerah tercatat belum meraih medali. Ketiganya adalah Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman.
Ketiga kontingen masih menunggu hasil dari cabang olahraga yang belum dipertandingkan atau belum menyelesaikan babak final. Peluang mereka membuka rekening medali tetap terbuka selama Porprov XVI Sumbar 2026 masih bergulir.
Persaingan perolehan medali masih berpotensi berubah seiring bertambahnya hasil pertandingan dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan. Setiap keping emas dari cabor yang belum tuntas bisa menggeser posisi kontingen di klasemen.
Kota Padang saat ini unggul tipis, tetapi Kota Solok dan Kota Bukittinggi berada dalam jarak yang memungkinkan untuk menyalip jika kembali menambah emas. Pembaruan data dari seluruh TD menjadi kunci untuk melihat peta persaingan yang sebenarnya.