PKD Saraso Fest 2026 Ditutup Pentasraya di Taman Budaya Sumatera Barat, Ratusan Warga Padang Padati Panggung

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 13:31:03 WIB
Ratusan warga memadati panggung Pentasraya pada penutupan PKD Saraso Fest 2026 di Taman Budaya Sumatera Barat, Padang, Sabtu malam.

Pekan Kebudayaan Daerah Saraso Fest 2026 resmi berakhir lewat panggung Pentasraya di kompleks Taman Budaya Sumatera Barat, Padang, Sabtu malam. Penutupan festival yang berlangsung sejak 28 September 2026 itu memadukan musik modern dan seni tradisi, disaksikan ratusan warga Kota Padang meski hujan sempat mengguyur. Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat M. Devid menyebut perhelatan ini sebagai ruang strategis yang mempertemukan warisan tradisi dan inovasi kontemporer.

PADANG — Panggung Pentasraya menandai berakhirnya rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Saraso Fest 2026 di Taman Budaya Sumatera Barat. Sejumlah penampilan mengisi malam penutupan, mulai dari seni tradisi kontemporer Sanggar Baruah Nan Jombang, suguhan musikal Lyranova, hingga aksi vokalis Andra and The Backbone, Dedd Lisan.

Acara ditutup dengan sesi jam session kebudayaan bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy. Hujan yang sempat mengguyur Kota Padang tidak menyurutkan antusiasme warga untuk menyaksikan puncak festival.

Dibiayai DAK Nonfisik BOP Taman Budaya Kementerian Kebudayaan

Perhelatan bertema "Menghidupkan Rasa, Menajamkan Makna, Mengasah Talenta Muda" itu dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik BOP Taman Budaya dari Kementerian Kebudayaan RI. Program disinergikan dalam bentuk Presentasi Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya.

"Tujuan utamanya adalah menjadikan Taman Budaya Sumatera Barat sebagai 'etalase hidup' dan 'bengkel kreatif'. Kami ingin memastikan bahwa regenerasi seni tradisi kita berjalan di jalur yang tepat dan tetap relevan dengan zaman," kata Devid.

Momentum Penguatan Identitas Budaya Minangkabau

Devid menilai PKD 2026 menjadi momentum penting untuk menghubungkan masa lalu dengan masa depan. Kegiatan ini disebutnya sebagai bagian dari upaya nyata penguatan dan pengembangan objek pemajuan kebudayaan di Sumatera Barat.

"PKD 2026 menjadi momentum penting untuk mempertemukan inovasi dan tradisi, sekaligus menghubungkan masa lalu dengan masa depan. Kegiatan ini bagian dari upaya nyata penguatan dan pengembangan objek pemajuan kebudayaan di Sumatera Barat," ujarnya di Padang, Sabtu.

Momentum tersebut juga diarahkan sebagai wadah penguatan identitas budaya Minangkabau di tengah derasnya arus globalisasi.

UMKM Lokal hingga Sekolah Art Fest Ikut Terlibat

Selama sepekan penuh, Saraso Fest 2026 turut menggerakkan sektor ekonomi kreatif melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal. Panggung ekspresi bagi pelajar juga disediakan lewat Sekolah Art Fest.

Rangkaian PKD 2026 sekaligus menjadi bagian dari kemeriahan menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat yang jatuh pada 1 Oktober. Perhelatan ini juga menyambut Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober mendatang.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top