PADANG — Zikri Akhman turun di Kolam Renang Teratai dengan catatan waktu terbaiknya, dan hasilnya sesuai harapan. Medali emas nomor 200 meter gaya kupu-kupu itu menjadi yang pertama bagi atlet berusia 19 tahun tersebut di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.
Bagi Zikri, emas tersebut bukan sekadar kemenangan di lintasan. Ia sudah mengenal air sejak usia empat tahun, dan Porprov kali ini menjadi penampilan keduanya setelah terakhir turun pada 2018 silam.
"Saya sudah mulai menyelami renang sejak umur empat tahun. Ini Porprov kedua saya setelah tahun 2018. Dan ini adalah medali emas pertama saya di ajang Porprov," kata Zikri.
Saat Porprov 2018, Zikri masih duduk di bangku sekolah dasar. Kini ia datang dengan ambisi yang jauh lebih besar, yakni menyapu bersih lima nomor yang diikutinya.
Kelima nomor tersebut adalah 200 meter gaya kupu-kupu, 400 meter gaya ganti, 100 meter gaya kupu-kupu, 200 meter gaya bebas, dan 200 meter gaya ganti.
"Target pribadi mau menyapu semua emas di lima nomor yang saya ikuti," ujarnya.
Jalan menuju target itu tidak mulus. Persaingan antarkontingen berlangsung ketat, dan Kabupaten Pariaman disebut Zikri sebagai lawan yang paling ia waspadai di lintasan.
Dukungan keluarga menjadi penopang utama persiapannya. Asupan nutrisi dan motivasi terus diberikan, terutama saat ia menghadapi masa-masa sulit selama menjalani latihan.
Pengcab dan tim pelatih Kota Padang juga memfasilitasi kebutuhan nutrisi hingga suplemen atlet untuk menunjang persiapan menghadapi pertandingan.
Zikri menilai kekompakan tim renang Kota Padang musim ini berada di level yang baik. Kondisi itu membuatnya termotivasi memberi kontribusi lebih bagi kontingen daerah.
"Melihat kekompakan tim sekarang, rasanya sangat baik. Kami akan berusaha semaksimal mungkin membawa Kota Padang menjadi juara umum," tuturnya.
Emas di nomor 200 meter gaya kupu-kupu baru langkah awal. Empat nomor lain masih menanti Zikri, sekaligus menjadi jalan Kota Padang mempertahankan ambisi sebagai juara umum Porprov Sumbar 2026.