134 Kopdes Merah Putih di Sumbar Mulai Beroperasi, 277 Masih Tahap Pembangunan

Penulis: Faisal Hasbi  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:05:01 WIB
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat Endrizal menyampaikan perkembangan Koperasi Desa Merah Putih di Padang, Rabu.

Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat mencatat 134 Koperasi Desa Merah Putih dari total 1.265 unit di provinsi itu sudah beroperasi pada 2026. Selain yang aktif, 136 koperasi dinyatakan siap beroperasi dan 277 lainnya masih dalam tahap pembangunan. Pemerintah provinsi menyatakan pengembangan dilakukan bertahap dengan menyesuaikan kesiapan kelembagaan dan pengurus di tiap desa dan kelurahan.

PADANG — Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat Endrizal menyampaikan bahwa sejumlah koperasi desa sudah mulai menjalankan kegiatan usaha. Pendampingan akan terus diberikan agar seluruh koperasi dapat berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat.

"Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih sudah mulai beraktivitas dan menjalankan usaha. Ke depan, kami akan terus melakukan pendampingan agar seluruh koperasi dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Endrizal di Padang, Rabu.

Pembinaan 2025 Fokus Legalitas, 2026 Bidang Usaha

Endrizal menjelaskan, pada 2025 pemerintah memfokuskan kegiatan pada pembentukan, legalitas, serta pembinaan dan pelatihan bagi pengurus dan pengawas koperasi. Pada 2026, pembinaan mulai diarahkan ke penguatan sisi keusahaan.

Tujuannya agar koperasi tidak hanya terbentuk secara kelembagaan, tetapi mampu menjalankan kegiatan usaha. Penguatan keusahaan itu diharapkan menjadi dasar bagi Kopdes Merah Putih untuk beroperasi lebih optimal pada 2027.

"Penguatan kemampuan usaha ini kami siapkan sebagai bekal agar Kopdes Merah Putih semakin mandiri dalam mengelola kegiatan usahanya pada tahun mendatang," ujar Endrizal.

Kesiapan Pengurus Jadi Syarat Utama

Pengembangan Kopdes Merah Putih dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan kelembagaan dan pengurus di masing-masing desa atau kelurahan. Pemerintah provinsi memberi ruang bagi tiap wilayah untuk mempersiapkan pengelolaan koperasi sesuai kondisi setempat.

"Kesiapan menjadi hal penting sebelum koperasi mulai bergerak. Karena itu, kami memberikan ruang bagi masing-masing desa dan kelurahan untuk mempersiapkan pengelolaan koperasinya sesuai dengan kondisi setempat," kata Endrizal.

Koperasi Desa Disiapkan Jadi Jalur Pemasaran UMKM

Selain pengembangan usaha, Dinas Koperasi dan UKM Sumbar mengupayakan Kopdes Merah Putih menjadi salah satu jalur pemasaran produk UMKM di masing-masing wilayah. Koperasi diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan anggota, tetapi juga membuka akses pasar bagi produk usaha masyarakat desa dan kelurahan.

"Kami ingin koperasi nantinya tidak hanya menjadi lembaga yang melayani kebutuhan anggotanya, tetapi juga dapat membuka akses pasar bagi produk usaha masyarakat di desa dan kelurahan," ujar Endrizal.

Pendampingan akan terus diberikan sesuai kebutuhan masing-masing koperasi, termasuk dalam pengelolaan usaha dan pengembangan kemitraan. Dengan penguatan tersebut, Kopdes Merah Putih diharapkan berkembang menjadi lembaga ekonomi yang aktif sekaligus mendukung pertumbuhan usaha masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top