PADANG PANJANG — Sosialisasi berlangsung pukul 10.00 WIB dan dipimpin Karo Ops Polda Sumbar Kombes Pol. Dessy Ismail selaku penanggung jawab aplikasi. Lima jajaran yang mengikuti agenda ini adalah Polres Padang Panjang, Polres Tanah Datar, Polresta Bukittinggi, Polres Payakumbuh, dan Polres Limapuluh Kota.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Wadir Reskrimsus Polda Sumbar AKBP Jamalul Ihsan dan Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi. Hadir pula Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol. Ruly Indra Wijayanto, Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, jajaran kepala bagian operasional, kepala polsek, bhabinkamtibmas, serta pembuat program Muhaimin.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menyatakan pemanfaatan sistem digital ini merupakan upaya modernisasi pelayanan. Tujuannya mempercepat arus informasi dan ketepatan penempatan personel di lapangan.
"Melalui sosialisasi Aplikasi Singgalang Siaga ini, saya berharap seluruh personel, khususnya para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, dapat memahami serta menguasai penggunaan aplikasi ini dengan baik," ujar Wisnu.
Ia meminta personel memanfaatkan teknologi untuk mempercepat penyampaian informasi dan meningkatkan koordinasi. Respons terhadap setiap permasalahan di tengah masyarakat juga harus cepat dan tepat.
"Dengan demikian, kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Selain penguasaan teknologi, kepolisian menekankan peningkatan profesionalisme dalam mengayomi masyarakat. Koordinasi lintas wilayah dinilai perlu semakin optimal, terutama karena lima polres yang terlibat saling berbatasan di kawasan Sumatera Barat tengah.
Aplikasi Singgalang Siaga diposisikan sebagai kanal terpadu bagi personel lapangan. Lewat sistem ini, laporan dari bhabinkamtibmas di tingkat kelurahan dan nagari bisa langsung diteruskan ke kepala polsek hingga jajaran operasional kepolisian.
Polda Sumbar belum merinci jadwal penerapan penuh aplikasi tersebut di lima polres. Sosialisasi di Padang Panjang menjadi tahap pengenalan sebelum personel diminta menggunakannya dalam tugas harian.