Pencarian

Marcos Santos: Arema FC Harusnya Raih 9 Poin, Bukan 5 di Tiga Laga

Rabu, 23 September 2026 • 20:18:01 WIB
Marcos Santos: Arema FC Harusnya Raih 9 Poin, Bukan 5 di Tiga Laga
Pelatih Arema FC Marcos Santos saat memimpin sesi latihan tim.

SUMATERA BARAT — Arema FC belum terkalahkan dalam tiga laga awal BRI Super League 2026/2027, tapi pelatih Marcos Santos menilai raihan lima poin jauh dari cukup. Juru taktik asal Brasil itu menyebut Singo Edan seharusnya mengamankan sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan tersebut.

Marcos menyoroti dua laga yang membuang poin penuh bagi Arema FC. Timnya gagal mempertahankan keunggulan saat ditahan imbang 3-3 oleh PSM Makassar, lalu kehilangan peluang meraih tiga poin penuh ketika melayani Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan.

Dari tiga pertandingan awal, Arema FC mengumpulkan lima poin hasil satu kemenangan dan dua kali imbang. Catatan itu menempatkan Singo Edan di urutan ketujuh klasemen sementara BRI Super League.

Evaluasi Menyeluruh saat Jeda Internasional

Manajemen dan tim pelatih sepakat memanfaatkan jeda internasional selama tiga pekan untuk membenahi persoalan tim. Marcos bersama stafnya akan mengurai akar masalah yang membuat Arema FC kerap membuang poin penuh.

"Kami memang belum kalah, tetapi kami pastikan tim ini akan terus berkembang dan bekerja keras untuk bisa meraih tiga poin di laga-laga berikutnya," tegas Marcos.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan tuntutan utama tim di setiap pertandingan BRI Super League adalah kemenangan mutlak. Pria yang akrab disapa Inal itu menyebut hasil imbang dua laga beruntun menjadi bahan evaluasi menyeluruh.

"Dari hasil imbang dua laga beruntun ini, kami pasti melakukan evaluasi secara menyeluruh. Momen jeda internasional selama tiga pekan akan kami optimalkan," jelas Inal.

Rekor Tak Terkalahkan yang Belum Cukup

Hingga pekan ketiga, Arema FC menjadi satu dari tujuh kontestan yang belum menelan kekalahan. Selain Singo Edan, ada Dewa United Banten FC, Madura United FC, Persija Jakarta, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persita Tangerang, dan Persebaya Surabaya.

Marcos menilai label tak terkalahkan bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi mendongkrak kepercayaan diri, di sisi lain berpotensi meninabobokan konsentrasi pemain jika raihan poin tersendat akibat rentetan hasil imbang.

Karena itu, Johan Ahmat Farizi dan kawan-kawan diminta tidak merasa nyaman hanya karena belum tersentuh kekalahan. Kepuasan semu dinilai bisa menggerogoti mental bertanding di laga-laga krusial berikutnya.

Libur Sepekan untuk Pemulihan Fisik dan Psikologis

Menghadapi kalender FIFA Matchday yang meliburkan kompetisi hingga dua pekan lebih, manajemen dan tim pelatih meliburkan pemain selama sepekan. Langkah ini diambil Marcos untuk memberi ruang pemulihan fisik dan psikologis usai jadwal pramusim yang padat.

"Mereka bukan mesin. Pemain sudah berkumpul sejak Piala Presiden, berlatih keras, dan melakoni perjalanan tandang ke Makassar yang sangat menguras energi," ujar Marcos.

Pelatih berlisensi Pro Conmebol itu berharap para pemain bisa rileks dan berkumpul bersama keluarga agar terhindar dari risiko cedera. Arema FC akan kembali berlaga di BRI Super League setelah jeda internasional berakhir.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: malang-post.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks