Pencarian

Tim Gabungan Masih Cari Satu Korban Hilang Banjir Bandang Solok, Satu Jenazah Dimakamkan

Kamis, 24 September 2026 • 13:09:32 WIB
Tim Gabungan Masih Cari Satu Korban Hilang Banjir Bandang Solok, Satu Jenazah Dimakamkan
Tim gabungan menyisir area hilir untuk mencari satu korban hilang akibat banjir bandang Solok.

Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang dinyatakan hilang akibat banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, hingga Rabu (23/9). Bupati Solok Jon Firman Pandu menyebut satu dari dua korban hilang telah ditemukan meninggal dunia dan dimakamkan pada hari yang sama. Penyisiran difokuskan pada radius sekitar satu kilometer ke arah hilir dari lokasi bencana.

SOLOK — Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan proses pencarian korban hilang masih berlanjut di sejumlah titik terdampak. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Basarnas, Kejaksaan, dan balai terkait bergerak serentak menangani dampak bencana.

"Satu sudah ditemukan dan sudah dimakamkan, sementara satu lagi masih dalam pencarian," kata Jon Firman Pandu di Posko Darurat Bencana Kabupaten Solok.

Tim gabungan menyisir area dengan cakupan pencarian sekitar satu kilometer ke arah bawah dari lokasi bencana. Hingga Rabu (23/9), belum ada kendala berarti yang dilaporkan dari lapangan.

Pencarian Fokus di Radius Satu Kilometer ke Arah Hilir

Penyisiran melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi yang diterjunkan sejak bencana menerjang. Fokus utama diarahkan ke titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus material.

Jon Firman menegaskan seluruh pihak bekerja bersama-sama dalam penanganan. "Sejauh ini tidak terdapat kendala berarti, karena seluruh pihak bekerja secara bersama-sama," ujarnya.

Selain pencarian korban, pemerintah daerah menangani dampak bencana terhadap fasilitas pemerintahan dan pelayanan publik. Aktivitas pelayanan kepada masyarakat diupayakan tetap berjalan di tengah proses pemulihan.

TNI Siagakan Personel dan Mobil Air Bersih RO

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada menyatakan personel TNI tetap disiagakan untuk membantu penanganan dan pembersihan wilayah terdampak. Personel juga diarahkan menjangkau kawasan yang masih terisolasi akibat material bencana.

Menurut Arief, personel yang telah diterjunkan akan terus mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Jika dibutuhkan tambahan kekuatan, terdapat cadangan personel dari Jambi yang dapat digeser ke Kabupaten Solok.

TNI menyiapkan dukungan air bersih menggunakan mobil reverse osmosis (RO) untuk wilayah yang kesulitan mendapatkan akses air bersih. Penggunaan mobil tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan, terutama di kampung-kampung terdampak.

Pemulihan Fasilitas Publik Berjalan Paralel

Pemerintah Kabupaten Solok menangani dampak bencana terhadap fasilitas pemerintahan bersamaan dengan upaya pemulihan kawasan. Distribusi bantuan, pencarian korban, dan pembersihan material banjir bandang dilakukan di sejumlah lokasi.

Warga di titik-titik terdampak masih membutuhkan pasokan air bersih dan akses bantuan yang merata. Personel di lapangan diarahkan menjangkau wilayah yang belum tersentuh penanganan.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks