Pencarian

Pemkot Bukittinggi Raih Terbaik 1 Retribusi Daerah Sumbar, Realisasi Tembus Rp 35,4 Miliar

Selasa, 29 September 2026 • 09:29:32 WIB
Pemkot Bukittinggi Raih Terbaik 1 Retribusi Daerah Sumbar, Realisasi Tembus Rp 35,4 Miliar
Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi menerima penghargaan Terbaik 1 capaian PAD Semester I 2026 se-Sumatera Barat dari Bank Nagari.

Pemerintah Kota Bukittinggi meraih penghargaan Terbaik 1 capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I Tahun 2026 se-Sumatera Barat dalam bidang retribusi dan pajak daerah dari Bank Nagari. Penghargaan diserahkan kepada Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi dalam rangkaian High Level Meeting (HLM), Capacity Building, dan Bank Nagari ETPD Awards. Realisasi retribusi daerah Bukittinggi tercatat Rp 35,4 miliar atau 39,7 persen, sementara pajak daerah mencapai Rp 35,7 miliar atau 47,3 persen.

BUKITTINGGI — Penghargaan diterima Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, didampingi Kepala Badan Keuangan, dalam rangkaian High Level Meeting (HLM), Capacity Building, dan Bank Nagari ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah) Awards. Penilaian dilakukan berdasarkan realisasi PAD Kota Bukittinggi pada Semester I Tahun 2026.

Rismal menyampaikan capaian retribusi daerah Pemkot Bukittinggi mencapai Rp 35,4 miliar atau 39,7 persen. Sementara realisasi pajak daerah mencapai Rp 35,7 miliar atau 47,3 persen.

"Alhamdulillah, realisasi retribusi daerah Pemkot Bukittinggi mencapai Rp 35,4 miliar atau 39,7 persen, sedangkan realisasi pajak daerah mencapai Rp 35,7 miliar atau 47,3 persen," kata Rismal.

Apresiasi atas Upaya Peningkatan Penerimaan Daerah

Rismal menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemerintah Kota Bukittinggi dalam meningkatkan penerimaan daerah. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kerja pengelolaan retribusi dan pajak yang dilakukan jajaran Badan Keuangan.

"Ke depan, kita terus mendorong optimalisasi PAD melalui pengelolaan retribusi dan pajak daerah secara baik, sehingga dapat mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Kemendagri Tekankan Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Agus Fatoni, menegaskan pentingnya pemerintah daerah mengoptimalkan kapasitas fiskal yang tersedia. Peningkatan PAD dapat ditempuh melalui sejumlah strategi.

"Peningkatan PAD dapat ditempuh melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan inovasi daerah," katanya.

Agus juga mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan data yang digunakan dalam pengelolaan keuangan selalu diperbarui. Akurasi data dinilainya menjadi salah satu unsur penting dalam proses penerimaan Dana Transfer ke Daerah (TKD).

Dampak ke Pembiayaan Pembangunan Bukittinggi

Realisasi retribusi dan pajak daerah menjadi penopang utama pembiayaan pembangunan di Bukittinggi. Dengan capaian Semester I 2026, Pemkot memiliki ruang fiskal untuk melanjutkan program pelayanan publik hingga akhir tahun.

Penghargaan dari Bank Nagari ini menempatkan Bukittinggi di posisi teratas di antara kabupaten dan kota se-Sumatera Barat pada kategori retribusi dan pajak daerah. Pemkot berencana melanjutkan optimalisasi penerimaan melalui pengelolaan yang lebih tertib di sisa tahun anggaran.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks