Banjir Bandang Terjang Kompleks Perkantoran Bupati Solok, 6 Dinas dan DPRD Terdampak Parah

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Selasa, 22 September 2026 | 10:02:31 WIB
Banjir bandang merendam kawasan Kompleks Perkantoran Bupati Solok di Arosuka, Senin (21/9) malam.

Banjir bandang menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Bupati Solok di Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin (21/9) malam. Enam kantor dinas dan gedung DPRD Kabupaten Solok dilaporkan terdampak parah, sementara sejumlah rumah warga di sekitar kompleks juga terendam. Pemkab Solok bersama TNI, Polri, dan BPBD mengevakuasi warga serta menyiapkan posko pengungsian sementara.

SOLOK — Bupati Solok Jon Firman Pandu menyatakan kantor yang terdampak meliputi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Bapelitbang, hingga kawasan DPRD Kabupaten Solok.

"Dinas PUPR, kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang termasuk DPRD terdampak parah," ujar Jon Firman Pandu di Solok, Selasa.

Aliran Air Deras Bawa Peralatan Kantor ke Luar Ruangan

Banjir terjadi setelah derasnya aliran air masuk ke kawasan perkantoran. Sejumlah ruangan dan fasilitas pemerintahan terendam.

Peralatan kantor dilaporkan terbawa arus hingga keluar dari ruangan. "Umumnya karena airnya. Peralatan kantor terbawa ke luar," kata Bupati.

Selain fasilitas pemerintahan, banjir bandang berdampak pada sejumlah rumah warga di sekitar kompleks perkantoran.

Evakuasi Warga dan Posko Pengungsian Disiapkan

Pemkab Solok bersama TNI, Polri, dan BPBD langsung mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi kondisi yang lebih buruk.

"Kami juga tengah menyiapkan posko pengungsian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau terdampak banjir," ujar Jon Firman Pandu.

Tim gabungan juga dikerahkan membersihkan material yang terbawa arus dan masuk ke kawasan kompleks perkantoran.

Pendataan Kerusakan Masih Berlangsung

Pemerintah daerah masih melakukan pendataan jumlah rumah, fasilitas pemerintahan, dan fasilitas lain yang terdampak. Dampak banjir menjadi perhatian karena sejumlah kantor berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati mengimbau warga tetap waspada terhadap banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok. Masyarakat di daerah rawan banjir, longsor, dan aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan saat hujan intensitas tinggi.

Warga juga diminta segera mengungsi ke tempat lebih aman apabila kondisi lingkungan mulai membahayakan. Mereka diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain itu, warga diminta segera melaporkan kondisi darurat atau kebutuhan bantuan kepada pemerintah nagari, kecamatan, maupun petugas penanggulangan bencana.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top