Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis Gandeng TNI Tata Kawasan Strategis, Targetkan Kota Tujuan Bukan Sekadar Dilintasi

Penulis: Faisal Hasbi  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:01:31 WIB
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menerima kunjungan Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno di Rumah Dinas Wali Kota.

PADANG PANJANG — Komunikasi antara Pemkot Padang Panjang dan jajaran TNI diharapkan berlanjut ke langkah konkret sesuai kewenangan dan kebutuhan daerah. Sejumlah persoalan yang menyangkut pemanfaatan kawasan dinilai perlu dirumuskan bersama agar potensi kota tidak berhenti sebagai peluang.

Wali Kota Hendri Arnis menyatakan penataan kawasan strategis membutuhkan kesamaan persepsi dan perencanaan matang antara pemerintah daerah dan TNI. Menurutnya, ada hal-hal yang mesti didudukkan lebih dulu sebelum kawasan difungsikan secara optimal.

"Ini adalah waktu yang kami tunggu-tunggu untuk duduk bersama membahas kawasan strategis di Padang Panjang agar dapat difungsikan secara optimal. Ada hal-hal yang perlu kita dudukkan dan rumuskan bersama antara TNI dan Pemkot," kata Hendri Arnis.

Modal Padang Panjang: Posisi Strategis hingga Kekayaan Sejarah

Hendri menilai Padang Panjang punya sejumlah modal penting untuk berkembang, mulai dari posisi strategis, potensi kawasan, hingga kekayaan sejarah yang melekat pada perjalanan daerah. Modal itu perlu ditopang penataan kota yang terarah dan berkelanjutan.

Pemkot ingin mendorong perubahan wajah kota melalui lingkungan yang lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman. Pembenahan ruang publik diharapkan turut memperkuat daya tarik kota bagi pengunjung maupun pelaku kegiatan ekonomi.

"Kita ingin menjadikan Padang Panjang bukan lagi sekadar daerah yang dilintasi, melainkan kota tujuan utama. Kita ingin menciptakan lingkungan yang teratur, bersih, aman, dan nyaman, sehingga setiap orang yang datang merasa betah dan terkesan," ujar dia.

Penggalian Nilai Sejarah sebagai Pintu Masuk Identitas Daerah

Selain pembenahan fisik, penggalian potensi sejarah disebut dapat menjadi pintu masuk memperkuat identitas daerah sekaligus mengembangkan daya tarik wisata. Penataan kawasan ditempatkan sebagai bagian penting dari strategi pembangunan kota.

Realisasi rencana itu tetap membutuhkan tindak lanjut terukur, termasuk pemetaan kawasan prioritas, kejelasan kewenangan, serta pembagian peran antarpihak. Tanpa itu, kolaborasi berisiko berhenti pada pembicaraan.

Danrem Tawarkan Dukungan Perbaikan Jembatan dan Kompi Khusus

Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno menyambut baik upaya Pemkot memperkuat sinergi dengan TNI. Kunjungan tersebut, menurutnya, bagian dari upaya memperkenalkan diri sebagai pejabat baru sekaligus membangun hubungan kerja lebih erat dengan pemerintah daerah.

"Sebagai orang yang baru bertugas, kami berkunjung untuk memperkenalkan diri sekaligus menjalin komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik," ungkap Aji Mimbarno.

Dalam pertemuan itu, Aji memaparkan sejumlah potensi program TNI Angkatan Darat yang dapat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Salah satunya pembangunan 5.000 jembatan di berbagai wilayah Indonesia, dengan sekitar 3.000 jembatan telah terealisasi.

"Jika di Padang Panjang ada infrastruktur atau jembatan yang rusak dan butuh perbaikan, silakan dikoordinasikan. Selain itu, saat ini rekrutmen prajurit cukup banyak, dan TNI memiliki kompi khusus di bidang konstruksi, kesehatan, hingga pertanian," jelas dia.

Peluang yang Perlu Dipetakan Pemkot

Peluang tersebut membuka ruang bagi Pemkot Padang Panjang untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur mendesak, lalu mengoordinasikannya dengan TNI sesuai mekanisme dan program yang tersedia. Dukungan personel dengan keahlian di bidang konstruksi, kesehatan, dan pertanian berpotensi memperluas bentuk kolaborasi.

Pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota itu dihadiri Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Sekretaris Daerah Kota Doni Hendra, serta unsur Forkopimda dan sejumlah pihak terkait.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top