PADANG – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat menjemput peluang kerja sama pendidikan internasional pasca-kunjungan kerja Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, ke Malaysia. Dalam rapat koordinasi di Balai Kota Padang, Senin (6/4/2026), Maigus mengungkapkan adanya dua skema beasiswa besar yang siap mendukung program "Padang Juara".
Kerja sama ini melibatkan dua institusi pendidikan ternama di Malaysia yang menyasar kelompok spesifik, yakni para penghafal Al-Qur’an (hafiz) dan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Peluang pertama ditawarkan oleh Universitas Kuala Lumpur. Skema ini dirancang khusus bagi para hafiz Al-Qur’an untuk menempuh pendidikan tinggi di berbagai jurusan bergengsi, seperti:
Kedokteran
Teknik
Ekonomi
Sains
“Tujuannya adalah melahirkan generasi intelektual Muslim yang unggul. Akhir April ini, perwakilan Dikti Malaysia dijadwalkan hadir langsung di Kota Padang untuk pembahasan lebih lanjut,” ujar Maigus di hadapan seluruh kepala OPD.
Peluang kedua datang dari Universitas Al-Bukhary yang berkomitmen menyediakan beasiswa penuh bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Program ini akan disinergikan dengan BAZNAS Kota Padang.
Untuk memastikan ketepatan sasaran, Pemko Padang akan memanfaatkan validasi data melalui program Digital Bansos—sebuah inovasi pusat yang saat ini baru diterapkan di Kota Padang untuk wilayah Sumatera Barat.
Menanggapi peluang besar ini, Pemko Padang menginstruksikan seluruh jajaran OPD terkait, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, hingga Dinas Dukcapil, untuk segera merapikan data dan administrasi. Sinergi ini diperlukan agar proses seleksi dan pengiriman mahasiswa asal Padang ke Malaysia berjalan lancar dan tepat waktu.
Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas SDM di Kota Padang, tetapi juga memberikan akses pendidikan kelas dunia bagi putra-putri daerah tanpa terkendala biaya.