Wako Hendri Arnis Beberkan 5 Kebijakan Pendidikan Nasional di Padang Panjang

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 11:00:11 WIB
Walikota Hendri Arnis memimpin upacara Hardiknas 2026 di Balaikota Padang Panjang.

PADANG PANJANG — Walikota Hendri Arnis memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Balaikota Padang Panjang, Sabtu (2/5). Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya transformasi pendidikan melalui konsep Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning.

Upacara tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, guru, dan tenaga kependidikan. Menariknya, para peserta mengenakan pakaian adat Nusantara sebagai simbol kecintaan terhadap budaya sekaligus perwujudan semangat Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekolah.

Hendri Arnis yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia. Upaya ini harus dilakukan secara tulus dan penuh kasih sayang agar menghasilkan generasi berkarakter.

Revitalisasi Belasan Ribu Sekolah dan Kesejahteraan Guru

Kebijakan strategis pertama berfokus pada revitalisasi dan digitalisasi pendidikan. Pemerintah menargetkan pembaruan pada 16.167 sekolah serta optimalisasi platform digital di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan untuk menunjang proses belajar mengajar.

Poin kedua menitikberatkan pada peningkatan kualitas tenaga pendidik. Pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai skema beasiswa, pelatihan intensif, serta komitmen peningkatan tunjangan sertifikasi bagi para guru di seluruh Indonesia.

"Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia," ujar Hendri Arnis saat mengutip amanat Mendikdasmen.

Penguatan Karakter dan Program Makan Bergizi Gratis

Kebijakan ketiga berkaitan erat dengan pembentukan karakter siswa melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Selain itu, pemerintah mulai membiasakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang didukung dengan implementasi program makan bergizi gratis.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus bagi guru honorer melalui pemberian insentif. Langkah ini diambil untuk memastikan kesejahteraan pendidik tetap terjaga di tengah tuntutan peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.

Terkait mutu pembelajaran, kebijakan keempat mendorong penguatan literasi, numerasi, serta sains (STEM). Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan menjadi salah satu instrumen untuk mengukur sejauh mana efektivitas serapan materi oleh para siswa.

Akses Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kebijakan kelima menekankan pada perluasan akses pendidikan yang inklusif. Pemerintah memperluas jangkauan pembelajaran jarak jauh dan sekolah terbuka, terutama untuk melayani anak-anak berkebutuhan khusus agar tetap mendapatkan hak pendidikan yang setara.

Hendri Arnis menegaskan, keberhasilan seluruh kebijakan tersebut sangat bergantung pada tiga elemen utama di tingkat daerah. Ia meminta seluruh elemen pendidikan di Padang Panjang memiliki kesamaan visi dalam mengeksekusi program pusat.

“Tanpa mindset maju, mental kuat, dan misi yang lurus, kebijakan hanya akan berhenti sebagai program tanpa dampak nyata,” tegas Hendri di hadapan peserta upacara.

Upacara ini turut dihadiri Wakil Walikota Allex Saputra, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, Pj Sekretaris Daerah Wita Desi Susanti, serta jajaran Forkopimda. Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap arah baru kebijakan pendidikan nasional di Kota Padang Panjang.

Reporter: Redaksi
Back to top