PADANG — Sebanyak 20 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan di Kota Padang pada Porprov Sumbar 2026. Kepastian itu tertuang dalam surat nomor 400.4.4.3/102/DisporaPdg/2026 yang ditandatangani Wali Kota Padang Fadly Amran pada 17 Mei 2026.
Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Bendahara KONI Padang Zulhardi Z Latif dan Sekretaris KONI Padang Tri Putra Junaidi Nasution ke Kantor KONI Sumbar. Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menyatakan surat ini menjadi tanda resmi penunjukan Padang sebagai tuan rumah.
“Dengan adanya surat pernyataan ini, berarti Kota Padang resmi menjadi tuan rumah untuk 20 cabang olahraga pada Porprov Sumbar 2026,” ujar Hamdanus.
Pemerintah Kota Padang menyatakan siap menggelar pertandingan untuk 20 cabor. Daftarnya mencakup atletik, berkuda memanah, biliar, bola tangan, bola basket, bridge, dayung, E-Sport Indonesia, floorball, gulat, gymnastic, muaythai, panahan, pentaque, sambo, tenis lapangan, gateball, akuatik, tenis meja, dan balap motor.
Tidak hanya arena pertandingan, Pemkot Padang juga berkomitmen menyediakan fasilitas pendukung. Mulai dari penginapan untuk panitia, wasit, dan juri, jamuan tamu VIP, layanan kesehatan, keamanan, kebersihan, hingga transportasi lokal selama ajang berlangsung.
Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Porprov Sumbar 2026, Septri, mengungkapkan hingga Selasa sore masih ada lima daerah yang belum menyatakan kesediaan. Kelima daerah itu adalah Padang Panjang, Bukittinggi, Padang Pariaman, Sawahlunto, dan Solok.
Meski begitu, hingga saat ini sudah delapan kabupaten dan kota menyatakan siap menjadi tuan rumah. Total 37 cabang olahraga telah terakomodasi dalam pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026.
Kesiapan Kota Padang dinilai penting karena memiliki infrastruktur olahraga dan akses penunjang yang lebih lengkap dibanding daerah lain di Sumatera Barat. Porprov sendiri diharapkan mendorong perputaran ekonomi daerah melalui sektor perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro dan kuliner masyarakat.