PADANG — Sebanyak 90 wirausahawan muda dari berbagai daerah di Sumatera Barat mengikuti pelatihan pengembangan usaha berbasis digital yang digelar selama tiga hari, sejak 24 hingga 26 Mei 2026. Pelatihan ini mencakup affiliate marketing, live streaming, branding, hingga strategi pengembangan bisnis di era digital.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan generasi muda saat ini harus aktif dan tidak boleh pasif menghadapi kemajuan teknologi. Menurutnya, pemuda merupakan kekuatan moral sekaligus agen perubahan yang bisa menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah.
"Sekarang tidak zamannya lagi anak muda pasif. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital," kata Mahyeldi di Kota Padang, Senin.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan daya saing wirausahawan muda di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Materi yang diberikan mencakup teknik afiliasi pemasaran, cara melakukan siaran langsung yang efektif, hingga penguatan merek produk.
Mahyeldi menambahkan bahwa generasi muda tidak boleh sekadar mencari pekerjaan, tetapi juga harus berpikir bagaimana menciptakan lapangan kerja dari berbagai peluang yang ada. Hal ini sejalan dengan program prioritas lima tahun ke depan yang menargetkan lahirnya wirausahawan mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar Mahdianur menyebutkan pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan program unggulan Pemprov Sumbar, yakni Nagari Creative Hub. Program ini ditetapkan sebagai salah satu prioritas daerah untuk mendorong lahirnya wirausahawan muda di Ranah Minang.
"Peserta yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai, diharapkan mampu membentuk komunitas kreatif dan menularkan ilmu yang diperoleh kepada rekan sejawat di masing-masing daerah asal," ujar Mahdianur.
Gubernur Mahyeldi meyakini semakin banyak anak muda yang berwirausaha, maka akan semakin terbuka kesempatan lapangan kerja baru bagi masyarakat lainnya. Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen terus memperkuat dan mengawal implementasi Nagari Creative Hub di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para wirausahawan muda tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan digital, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di daerah masing-masing.