SIJUNJUNG — Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Sawahlunto-Sijunjung, tepatnya di kawasan Sungai Batang Kuantan, Selasa siang. Sebuah mobil penumpang bernomor polisi BA 1xxx AB yang membawa enam orang dari Sawahlunto dilaporkan hilang kendali dan masuk ke sungai.
Korban jiwa dalam peristiwa ini adalah sopir kendaraan yang diketahui bernama Hendri (42), warga Sawahlunto. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam mobil yang sebagian besar bodinya terendam air.
Lima penumpang lain yang terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis atas luka ringan dan syok.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil melaju dari arah Sawahlunto menuju Sijunjung dengan kecepatan sedang. Saat melintasi tikungan tajam di tepi sungai, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga sopir kehilangan kendali.
Mobil kemudian oleng ke kanan, menerobos pembatas jalan beton, dan langsung terjun bebas ke Sungai Batang Kuantan yang saat itu dalam kondisi air cukup deras. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam melibatkan tim gabungan dari Polsek setempat, Basarnas, dan warga sekitar.
Tim gabungan dari Polres Sijunjung, Basarnas, dan relawan setempat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Mobil yang ringsek parah di bagian depan harus ditarik menggunakan alat berat dari pinggir sungai.
Jenazah sopir telah dibawa ke RSUD Sijunjung untuk proses visum. Sementara kelima penumpang selamat masih menjalani observasi di puskesmas setempat.
Belum ada angka pasti kerugian materil yang dirilis oleh pihak kepolisian. Namun, kendaraan jenis minibus tersebut mengalami kerusakan berat pada bagian mesin dan bodi akibat benturan dengan beton pembatas jalan dan air sungai.
Pihak keluarga korban saat ini masih berada di lokasi kejadian untuk mengurus proses pemakaman. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi.