SUMATERA BARAT — Setelah sukses dengan F4-424 Pro awal 2024, TerraMaster kembali dengan F4-425 Pro yang membawa beberapa perubahan signifikan. NAS 4-bay ini mengusung prosesor Intel N350, RAM 16GB DDR5, dan yang paling menonjol: dual port 5GbE sebagai pengganti 2.5GbE. Namun, perbandingan harga dengan kompetitor seperti Ugreen membuat posisinya kurang menguntungkan.
Spesifikasi Utama TerraMaster F4-425 Pro
- Prosesor: Intel N350 (8-core Gracemont E-Cores, 7W TDP)
- RAM: 16GB DDR5 non-ECC (single slot, maksimal 32GB)
- Storage SATA: 4x 3.5/2.5 inci SATA III
- Storage M.2: 3x M.2 NVMe (PCIe Gen 3 x1)
- Port Jaringan: 2x 5GbE RJ45
- Port USB: 3x USB-A 3.2 Gen 2, 1x USB-C 3.2 Gen 2
- HDMI: 1x HDMI 1.4 (tidak didukung aplikasi)
- Dimensi: 186 x 277 x 277 mm, berat 2,9 kg
- OS: TOS 7 dengan asisten AI OpenClaw
- Harga: $640 / £640 (sekitar Rp 10,5 juta) tanpa hard disk
Performa: Lebih Irit Daya, Tapi Kalah Kencang
Perubahan prosesor dari Core i3-N305 ke Intel N350 menjadi sorotan utama. Meski sama-sama 8-core, N350 adalah arsitektur Atom Alder Lake-N yang lebih hemat daya (7W vs 15W). Kecepatan burst maksimalnya 3,9 GHz, sedikit di atas N305 (3,8 GHz). Namun, performa per-core dan GPU terintegrasi justru lebih rendah.
NAS ini lebih dingin dan senyap — TerraMaster mengklaim hanya 20,9 dB(A) saat idle. Sayangnya, keterbatasan PCIe lane (hanya 9 jalur PCIe 3.0) membuat slot M.2 hanya berjalan di Gen 3 x1, dengan kecepatan maksimal sekitar 1 GB/s. Dalam pengujian, RAID 0 empat hard disk SATA hanya mencapai 597 MB/s — belum bisa memenuhi kapasitas penuh dua port 5GbE.
Dual 5GbE: Lebih Cepat dari Pendahulu, Tapi Kalah dari Kompetitor
Peningkatan dari 2.5GbE ke 5GbE jelas terasa. Dengan link aggregation, bandwidth teoretis mencapai 10 Gbps. Untuk transfer file besar atau video 4K, ini lompatan berarti. Namun, Ugreen DXP4800 Pro di harga $639,99 sudah menawarkan satu port 10GbE, sementara DXP4800 GT di $527,99 bahkan punya dual 10GbE. TerraMaster juga tidak menyediakan slot PCIe untuk upgrade ke 10GbE di kemudian hari.
Software TOS 7: AI OpenClaw Masih Beta, Tapi Fitur Dasar Solid
TOS 7 menjadi andalan TerraMaster dengan asisten AI OpenClaw yang bisa mengatur RAID, user, dan backup lewat perintah suara. Sayangnya, fitur ini masih beta dan membutuhkan API key eksternal atau instalasi Ollama lokal — terlalu rumit untuk pengguna awam. Di sisi lain, fitur dasar seperti Docker, virtual machine, backup, dan TRAID (hybrid RAID) sudah matang. Namun, port HDMI masih tidak berguna karena tidak ada aplikasi media player bawaan — masalah yang sudah dikeluhkan sejak satu dekade lalu.
Harga dan Posisi Pasar: Kalah Saing di Kelasnya
Dengan harga $640 (sekitar Rp 10,5 juta), F4-425 Pro berada di rentang yang sama dengan Ugreen DXP4800 Pro ($639,99) dan DXP4800 GT ($527,99). Kedua kompetitor menawarkan prosesor lebih kencang (Core i3-1315U) dan port 10GbE. Synology DS925+ bahkan lebih murah ($511,99) meski dengan prosesor lawas Ryzen V1500B. TerraMaster sepertinya belum menurunkan harga pendahulunya (F4-424 Pro masih $687,99), membuat lini produknya sendiri tidak kompetitif.
Kesimpulan: Untuk Siapa F4-425 Pro?
NAS ini ideal untuk pengguna rumahan yang menginginkan mesin 4-bay irit daya, senyap, dan siap pakai dengan TOS 7 yang ramah pemula. Fitur TRAID dan dual 5GbE cukup untuk backup keluarga atau streaming media. Namun, jika Anda butuh performa tinggi untuk container, virtualisasi, atau transfer file cepat, Ugreen atau Synology menawarkan nilai lebih baik di harga serupa. TerraMaster masih punya pekerjaan rumah: drive tray tanpa kunci, HDMI mubazir, dan port jaringan yang kalah dari kompetitor.