SUMATERA BARAT — Xiaomi akhirnya buka suara soal spesifikasi kunci lini 17T yang akan meluncur dalam waktu dekat. Melalui pernyataan resmi yang dikutip dari media global, perusahaan asal China itu mengonfirmasi bahwa Xiaomi 17T Pro untuk pasar internasional akan menggendong baterai silikon-karbon berkapasitas 7.000 mAh.
Angka 7.000 mAh ini menjadi lompatan signifikan dibanding pendahulu 16T Pro yang "hanya" dibekali baterai 5.000 mAh. Teknologi silikon-karbon memungkinkan kepadatan energi lebih tinggi tanpa menambah ketebalan bodi secara drastis.
Xiaomi mengklaim baterai tersebut sanggup mendukung perekaman video kontinu hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian penuh. Namun, hingga berita ini diturunkan, perusahaan belum mengungkap spesifikasi pengisian daya — apakah akan mendukung HyperCharge 120W atau teknologi charging nirkabel tertentu.
Selain baterai, Xiaomi juga mengonfirmasi bahwa lini 17T akan terdiri dari dua model: Xiaomi 17T standar dan Xiaomi 17T Pro. Keduanya sudah menjadi subjek berbagai bocoran sebelumnya, termasuk soal sistem kamera dan desain bodi.
Informasi lebih detail mengenai chipset yang digunakan — apakah MediaTek Dimensity atau Snapdragon generasi terbaru — masih menunggu pengumuman resmi pada acara peluncuran yang dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan.
Di pasar ponsel flagship global, kapasitas baterai di atas 6.000 mAh masih jarang ditemukan. Sebagian besar pesaing seperti Samsung Galaxy S series atau iPhone Pro Max masih bertahan di kisaran 4.500–5.000 mAh. Jika klaim Xiaomi terbukti akurat, 17T Pro berpotensi menjadi salah satu ponsel dengan daya tahan baterai paling lama di kelasnya.
Bagi pengguna Indonesia yang kerap mengandalkan ponsel sebagai perangkat utama untuk navigasi, streaming, dan work-from-anywhere, kapasitas sebesar ini bisa mengurangi frekuensi charge di tengah hari secara signifikan.
Xiaomi belum mengumumkan jadwal rilis resmi untuk pasar Indonesia. Namun, melihat pola peluncuran global yang biasanya diikuti dalam hitungan pekan, kemungkinan besar seri 17T akan masuk ke Tanah Air pada kuartal kedua 2026. Informasi harga masih nihil, tapi sebagai gambaran, Xiaomi 16T Pro dibanderol sekitar Rp 8 jutaan saat pertama kali meluncur.
Apakah Xiaomi 17T Pro sudah pakai teknologi pengisian daya nirkabel?
Belum ada konfirmasi resmi. Xiaomi baru mengumumkan kapasitas baterai dan klaim durasi rekaman. Spesifikasi pengisian daya — baik kabel maupun nirkabel — kemungkinan baru diungkap saat peluncuran.
Bagaimana perbandingan baterai 17T Pro dengan kompetitor seperti Samsung Galaxy S26?
Jika bocoran dan konfirmasi ini akurat, kapasitas 7.000 mAh jauh di atas Galaxy S26 series yang diperkirakan masih di kisaran 5.000 mAh. Namun, efisiensi chipset dan optimasi software juga akan memengaruhi daya tahan riil di lapangan.