Toyota GR GT Versi Wide Bodykit BBS E88 Makin Garang, Desainer Digital Ikut ‘Memanjakan’ Mata

Penulis: Faisal Hasbi  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:57:02 WIB
Toyota GR GT versi wide bodykit karya desainer digital Khyzyl Saleem tampil lebih agresif dengan fender lebar dan splitter karbon.

SUMATERA BARAT — Supercar garapan Gazoo Racing (GR) itu memang belum resmi diproduksi massal, tapi jagat maya sudah ramai dengan bayangannya. Khyzyl Saleem, desainer digital yang dikenal lewat karyanya di game simulasi balap, menyulap GR GT menjadi lebih brutal. Ia menyebut hasil karyanya sebagai "just a lil chonk" atau sedikit gendut.

Body Kit Ekstensif dan Pelek BBS E88 yang Ikonis

Modifikasi yang ditawarkan Saleem bukan sekadar tempelan biasa. Fender lebar hasil desainnya menyatu rapi dengan bodi standar, menciptakan postur yang lebih kekar. Ditambah splitter karbon di depan, side gills, dan fin tambahan di side skirt, GR GT versi ini jelas dirancang untuk mencuri perhatian.

Bagian kaki menjadi sorotan dengan pelek BBS E88 deep dish yang ikonis. Pelek ini dipadukan dengan suspensi yang lebih rendah, membuat mobil benar-benar menempel ke aspal. Sementara itu, bagian belakang tetap mempertahankan ducktail spoiler besar, diffuser agresif, dan knalpot quadruple yang sudah menjadi ciri khas GR GT standar.

Sentuhan akhir diberikan melalui livery dua warna: ungu untuk bodi utama dan hitam untuk atap. Kombinasi ini langsung mengingatkan pada gaya mobil balap GT3 yang siap turun ke sirkuit.

Mengapa Modifikasi Ini Penting untuk Masa Depan GR GT?

GR GT bukan supercar biasa. Model ini adalah kendaraan mandiri pertama Gazoo Racing yang menggunakan mesin V8 4.0 liter twin-turbo dengan sistem dry-sump. Tenaga yang dihasilkan setidaknya 641 hp, ditambah bantuan motor listrik untuk performa hibrida. Top speed tembus 320 km/jam sudah dikonfirmasi oleh Toyota.

Kehadiran rendering modifikasi dari desainer sekelas Saleem bukan sekadar hiasan. Ini menjadi sinyal kuat bahwa GR GT, seperti pendahulunya, akan menjadi magnet bagi para tuner. Dengan basis mesin yang sudah gahar dan sasis yang dirancang untuk performa tinggi, potensi aftermarket-nya sangat besar.

Apalagi, pengiriman unit pertama baru dijadwalkan pada 2027. Jarak waktu yang panjang ini memberi ruang bagi komunitas modifikasi untuk menyiapkan berbagai paket ubahan, seperti yang dilakukan Saleem. Pertanyaannya, apakah pemilik GR GT nanti berani mengutak-atik mobil seharga miliaran rupiah itu?

Perbandingan dengan Rival dan Konteks Pasar Supercar

Dengan desain yang makin mendekati Lamborghini atau Ferrari, GR GT versi Saleem jelas ingin bersaing di level yang sama. Supercar Jepang selama ini dikenal tangguh dan presisi, tapi seringkali kalah dalam urusan "head-turning factor". Modifikasi seperti ini bisa menjadi jawaban bagi pemilik yang ingin tampil beda.

Pasar supercar Indonesia sendiri cukup unik. Pemilik mobil seperti Toyota GR Supra atau Lexus LC 500 seringkali langsung meng-upgrade velg dan body kit begitu keluar dealer. Jika GR GT hadir dengan harga yang kompetitif, bukan tidak mungkin ia akan menjadi kandidat kuat mobil modifikasi paling ekstrem di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Toyota GR GT

Apakah Toyota GR GT akan dijual di Indonesia?
Belum ada konfirmasi resmi dari Toyota Astra Motor (TAM) mengenai kehadiran GR GT di Indonesia. Namun, melihat tren peluncuran model GR sebelumnya, peluangnya selalu ada, terutama untuk pasar penggemar supercar tanah air.

Berapa harga Toyota GR GT?
Harga resmi belum diumumkan. Sebagai gambaran, Lexus LFA yang menjadi pendahulu spiritualnya dibanderol sekitar Rp 7-8 miliar saat baru. GR GT diperkirakan akan memiliki harga yang tidak jauh berbeda, atau bahkan lebih tinggi, tergantung spesifikasi dan pajak impor.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: carscoops.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top