PADANG — Orang tua murid di Kota Padang tak perlu khawatir soal ketersediaan bangku sekolah untuk jenjang SMP. Disdikbud setempat mencatat, dari total daya tampung yang disediakan, sebanyak 11.564 kursi berasal dari sekolah negeri dan 4.956 kursi dari sekolah swasta. Artinya, secara kuantitas, kapasitas yang ada masih menyisakan kelebihan 347 kursi dibandingkan jumlah lulusan SD dan MI yang akan melanjutkan pendidikan.
Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa SPMB 2026 menerapkan empat jalur penerimaan untuk jenjang SMP. Pembagian kuotanya sudah ditetapkan secara proporsional, yakni 45 persen untuk jalur domisili, 27 persen untuk jalur prestasi, 23 persen untuk jalur afirmasi, dan 5 persen sisanya untuk jalur mutasi.
“Kita buka pendaftaran mulai 22 Juni. Saat ini yang sedang kami lakukan adalah proses kurasi dan verifikasi sertifikat prestasi yang akan digunakan pada jalur prestasi,” kata Yopi, Selasa (2/6/2026).
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring. Calon peserta didik dan orang tua bisa mengakses layanan dari mana saja melalui laman resmi SPMB Kota Padang. Untuk jenjang SD, pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 25 Juni 2026, sedangkan untuk jenjang SMP sehari setelahnya, yakni 26 Juni 2026.
Disdikbud juga menyediakan layanan bantuan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan terkait persyaratan, kuota, dan tata cara pendaftaran.
Yopi menegaskan bahwa seluruh SMP negeri di Kota Padang memiliki kualitas pendidikan yang baik. Ia meminta masyarakat tidak terpaku pada sekolah tertentu. Menurutnya, hasil evaluasi pendidikan menunjukkan kualitas sekolah di kota ini semakin merata.
“Saat ini tidak ada lagi istilah sekolah favorit. Yang terpenting adalah memilih sekolah sesuai jalur dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Disdikbud optimistis pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar. Selain didukung sistem yang semakin baik, pelaksanaan penerimaan murid baru pada tahun sebelumnya juga berlangsung tanpa kendala berarti. Yopi mengklaim tidak ada laporan permasalahan yang masuk dari Ombudsman terkait proses PPDB sebelumnya.
Total daya tampung mencapai 15.586 kursi, terdiri dari 11.564 kursi di sekolah negeri dan 4.956 kursi di sekolah swasta.
Pendaftaran dibuka pada 22 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi untuk jenjang SMP dijadwalkan pada 26 Juni 2026.
Terdapat empat jalur: domisili (45 persen), prestasi (27 persen), afirmasi (23 persen), dan mutasi (5 persen).