Lion Air Buka Lagi Penerbangan Langsung Padang-Jeddah, Jemaah Umrah Sumatera Barat Tak Perlu Transit Mulai 2026

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 13:06:01 WIB
Lion Air kembali membuka penerbangan langsung Padang-Jeddah untuk jemaah umrah Sumatera Barat mulai 2026.

PADANG PARIAMAN — Rute penerbangan langsung Padang-Jeddah untuk umrah kembali aktif setelah Lion Air mengerahkan armada wide body Airbus A330. Pesawat dengan kapasitas 436 kursi kelas ekonomi ini dijadwalkan terbang sekali seminggu.

Manajemen Lion Air dalam siaran pers yang diterima di Padang, Senin, menyebut layanan ini terselenggara melalui kerja sama dengan sejumlah biro perjalanan umrah terpercaya. "Mereka telah mempersiapkan perjalanan ibadah jemaah secara profesional, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan," tulis manajemen.

Jadwal Penerbangan: Berangkat Senin Siang, Pulang Selasa Siang

Untuk rute keberangkatan, pesawat nomor penerbangan JT-080 lepas landas dari Padang setiap Senin pukul 12.05 WIB dan tiba di Jeddah pukul 17.30 waktu setempat. Sementara rute kepulangan, JT-081 berangkat dari Jeddah pukul 23.00 waktu setempat dan tiba kembali di Padang pukul 12.30 WIB keesokan harinya.

Program umrah yang dilayani berdurasi 12 hari. Dengan jadwal ini, jemaah bisa mengatur keberangkatan tanpa harus menginap di bandara transit seperti Jakarta atau Batam.

Airbus A330: Pesawat Besar untuk Antusiasme Tinggi

Lion Air mengerahkan pesawat berbadan lebar untuk mengakomodasi lonjakan permintaan. Airbus A330 yang digunakan memiliki konfigurasi seluruh kursi kelas ekonomi, menyesuaikan dengan karakteristik perjalanan ibadah massal.

Suasana haru dan penuh semangat mewarnai keberangkatan perdana di Bandara Internasional Minangkabau. Bagi banyak jemaah, penerbangan langsung ini menjadi langkah nyata menuju impian beribadah ke Tanah Suci yang telah dipersiapkan sejak lama.

Efisiensi Waktu dan Fokus Ibadah Jadi Nilai Tambah

Manajemen Lion Air menilai infrastruktur udara ini memberikan nilai tambah besar bagi efisiensi waktu dan kepraktisan proses keberangkatan. Jemaah tidak perlu lagi repot mengurus transit atau berganti pesawat di tengah perjalanan.

"Kini, perjalanan tersebut menjadi jauh lebih mudah diwujudkan karena masyarakat Sumatera Barat tidak perlu lagi melakukan transit melalui kota lain," demikian pernyataan manajemen.

Layanan ini diharapkan menjaga fokus jemaah dalam beribadah karena seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan dikelola dalam satu rangkaian penerbangan.

Apresiasi untuk Mitra dan Otoritas Bandara

Manajemen Lion Air menyampaikan apresiasi tertinggi kepada pengelola bandara, otoritas navigasi, instansi pemerintah, dan mitra travel atas kelancaran operasional perdana rute ini. Kerja sama multipihak disebut menjadi kunci keberhasilan layanan penerbangan langsung umrah dari Sumatera Barat.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top