PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga Sumatera Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprakirakan terjadi sejak Selasa (23/6) hingga Kamis (25/6) mendatang. Sejumlah wilayah seperti Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Kota Padang, dan Solok Selatan masuk dalam daftar daerah yang perlu diwaspadai, terutama saat memasuki sore hingga malam hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis BMKG, peringatan dini pertama dikeluarkan untuk Selasa malam. Hujan sedang hingga lebat diprediksi mengguyur Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Kota Padang, Solok Selatan, dan wilayah sekitarnya.
Memasuki Rabu (24/6), potensi hujan dengan intensitas tinggi bergeser. Pada siang hingga sore hari, Kabupaten Lima Puluh Kota dan Dharmasraya menjadi zona yang harus diwaspadai. Sementara pada malam harinya, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Pada Kamis (25/6) malam, peringatan dini kembali dikeluarkan untuk Kepulauan Mentawai, Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk tidak lengah. Dampak cuaca ekstrem yang perlu diantisipasi meliputi genangan air, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gangguan pada aktivitas transportasi.
Selama tiga hari ke depan, suhu udara di Sumatera Barat diperkirakan berkisar antara 17 hingga 32 derajat Celsius. Tingkat kelembaban udara cukup tinggi, yakni 65 hingga 98 persen, yang memperbesar potensi pembentukan awan hujan. Angin bertiup dari arah Barat Daya, Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 4 hingga 24 kilometer per jam.
Meski peringatan dini dikeluarkan untuk sore dan malam hari, cuaca pada pagi hari di sebagian besar wilayah Sumatera Barat diprakirakan masih bersahabat. Pada Selasa dan Rabu pagi, kondisi umumnya cerah berawan hingga berawan.
Namun, pada Rabu pagi, hujan ringan sudah mulai berpotensi turun di Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya. Pola cuaca ini patut diwaspadai karena bisa berubah cepat menjadi hujan lebat di siang atau sore hari.
BMKG mengingatkan warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk selalu membawa perlengkapan hujan. Bagi pengendara, terutama di jalur rawan longsor seperti lintas Padang-Bukittinggi dan kawasan pegunungan, disarankan memperlambat laju kendaraan saat hujan deras mengguyur.
Pemerintah daerah setempat juga diimbau untuk mengaktifkan posko siaga bencana di titik-titik rawan banjir dan longsor. Koordinasi dengan BPBD dan dinas terkait perlu diperkuat agar respons cepat bisa dilakukan jika terjadi bencana hidrometeorologi.