Review Perdana Film Supergirl: Milly Alcock Dipuji, tapi Naskah Dikritik Kritikus

Penulis: Faisal Hasbi  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:55:31 WIB
Milly Alcock mendapat pujian atas perannya sebagai Supergirl dalam film terbaru DC Studios.

SUMATERA BARAT — James Gunn dan DC Studios baru saja merilis film kedua dari universe anyar mereka, Supergirl, yang dibintangi Milly Alcock. Setelah Superman mendapat sambutan positif dari kritikus dan penonton, giliran film ini yang harus menghadapi ulasan beragam. Sejumlah kritikus menyebut film ini sebagai kekecewaan besar pertama di jagat sinema DC yang baru.

Milly Alcock Bersinar, Tapi Naskah Jadi Masalah

Penampilan Milly Alcock sebagai Supergirl mendapat pujian hampir merata. Banyak kritikus menilai aktris asal Australia ini berhasil membawa karakter Kara Zor-El dengan kekuatan dan karisma yang meyakinkan. Chemistry-nya dengan pemain lain juga disebut sebagai salah satu elemen terkuat film.

Sayangnya, pujian untuk sang aktris tidak diikuti dengan apresiasi untuk naskah. Sejumlah review menyebut alur cerita terasa datar dan kurang greget. Beberapa kritikus bahkan menulis bahwa naskah menjadi titik lemah utama yang menahan film ini untuk mencapai potensi maksimalnya.

Kontras dengan Sambutan Superman

Perbedaan respons ini cukup mencolok jika dibandingkan dengan Superman yang dirilis sebelumnya. Film pertama Gunn di DCU itu mendapat skor tinggi dari kritikus dan dianggap sebagai angin segar untuk waralaba superhero. Dengan Supergirl, ekspektasi tinggi justru berujung pada catatan yang lebih dingin.

Meski begitu, beberapa kritikus juga mencatat bahwa film ini tetap punya momen-momen visual yang mengesankan. Sinematografi dan desain produksi masih mendapat nilai positif. Hanya saja, tanpa fondasi cerita yang kuat, elemen teknis saja belum cukup untuk menyelamatkan keseluruhan film.

Keputusan Menonton: Tunggu Review Lebih Lengkap

Bagi penggemar DC yang sudah tidak sabar, review awal ini setidaknya memberi gambaran bahwa Supergirl bukanlah film yang sempurna. Jika Anda penggemar berat Milly Alcock atau ingin melihat sendiri universe baru DC, film ini mungkin tetap layak ditonton. Tapi bagi yang mengutamakan cerita kuat, ada baiknya menunggu review dari penonton umum setelah tayang perdana.

Film Supergirl dijadwalkan tayang di bioskop global pada pertengahan tahun ini. Belum ada informasi resmi mengenai tanggal rilis di Indonesia, namun biasanya film DC masuk ke pasar lokal dalam waktu berdekatan dengan rilis global.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top