PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan kontingen terbaiknya siap bertarung di O2SN tingkat provinsi. Bupati John Kenedy Azis secara langsung memberikan pembekalan dan motivasi kepada para atlet muda sebelum keberangkatan.
John Kenedy Azis menekankan bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Ia menyebut mental bertanding yang kuat, kerja keras, serta keyakinan pada kemampuan diri sendiri menjadi faktor penentu.
“Anak-anakku sekalian adalah atlet-atlet terbaik yang dimiliki Kabupaten Padang Pariaman saat ini. Kalian datang sebagai juara dan berangkat sebagai duta daerah. Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, sportivitas, dan percaya diri,” tegasnya di hadapan para peserta.
Bupati juga mendorong para atlet untuk menjadikan setiap pertandingan sebagai momentum mengukir prestasi. Ia optimistis dari kontingen ini akan lahir atlet-atlet yang mampu menembus tingkat nasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, merinci komposisi kontingen. Sebanyak 10 atlet berasal dari jenjang SD, 10 atlet dari jenjang SMP, serta 10 orang pelatih dan ofisial.
Para atlet akan berkompetisi pada lima cabang olahraga: atletik, pencak silat, renang, panjat tebing, dan bulu tangkis. Hendri mengonfirmasi seluruh atlet merupakan hasil seleksi dari para juara O2SN tingkat kabupaten yang digelar pada Mei lalu.
“Mereka telah melalui tahapan seleksi dan pembinaan. Kami berharap seluruh atlet mampu menampilkan performa terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Padang Pariaman,” kata Hendri.
Keikutsertaan dalam O2SN provinsi ini bukan sekadar orientasi pada perolehan medali. Pemerintah daerah menjadikan ajang ini sebagai bagian dari strategi pembinaan olahraga usia dini yang berkelanjutan.
Melalui ajang tersebut, Pemkab Padang Pariaman berharap lahir generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Pelepasan kontingen berlangsung hangat dan penuh haru, dihadiri para orang tua, kepala sekolah, serta guru pendamping yang turut memberikan dukungan dan doa terbaik.