PADANG PARIAMAN — Sebanyak 73 nagari di Kabupaten Padang Pariaman menggelar pesta demokrasi tingkat desa secara serentak pada Sabtu lalu. Warga dari berbagai kalangan tampak antre di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sejak pagi untuk menentukan pemimpin nagari mereka untuk masa jabatan 2026-2034.
Salah satu lokasi pemungutan suara yang ramai adalah TPS 23 yang berada di kawasan Talao Mundam, Nagari Katapiang. Warga datang dengan tertib, menunjukkan kesadaran politik yang tinggi di tingkat nagari.
Proses pencoblosan berlangsung lancar dengan pengawasan ketat dari panitia pemilihan setempat. Tidak ada laporan insiden berarti selama pelaksanaan Pilwana di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menetapkan pelaksanaan Pilwana serentak ini sebagai upaya menyelaraskan masa jabatan kepala nagari di seluruh wilayah. Dengan digelar di 73 nagari, pemilihan ini menjadi salah satu agenda demokrasi terbesar di tingkat desa di Sumatera Barat tahun ini.
Setiap nagari memiliki calon pemimpin yang akan bertanggung jawab mengelola pemerintahan desa, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat selama delapan tahun ke depan.
Masyarakat berharap wali nagari terpilih mampu membawa perubahan nyata, terutama dalam pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur desa. Pilwana serentak ini dianggap sebagai momentum untuk memperkuat otonomi desa di Padang Pariaman.
Proses penghitungan suara dilakukan segera setelah TPS ditutup. Hasil akhir dari masing-masing nagari akan diumumkan oleh panitia pemilihan tingkat nagari dalam waktu dekat.