BMKG Minangkabau Keluarkan Peringatan Dini Cuaca untuk Sumbar, 14 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Siang Nanti

Penulis: Faisal Hasbi  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 13:21:11 WIB
BMKG Minangkabau mengeluarkan peringatan dini hujan lebat untuk 14 wilayah di Sumatera Barat siang ini.

PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Sumatera Barat, Kamis (2/7/2026). Sebanyak 14 kabupaten dan kota di provinsi itu berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada siang hingga sore hari. Peringatan ini mencakup wilayah pesisir hingga pedalaman yang rawan banjir dan tanah longsor.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Hujan Lebat?

Berdasarkan pembaruan prakiraan cuaca yang dirilis pukul 08.45 WIB, hujan sedang hingga lebat diperkirakan melanda Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan. Daerah lain yang masuk daftar adalah Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Hujan ringan juga berpotensi terjadi di Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Payakumbuh, Sawahlunto, dan Solok. BMKG mengimbau masyarakat di wilayah tersebut tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.

Prakiraan Cuaca Sepanjang Hari

Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumbar diprediksi cerah hingga cerah berawan. Hujan ringan baru mulai terasa di Kepulauan Mentawai. Memasuki siang hingga sore, cuaca berubah menjadi berawan dengan potensi hujan yang meluas.

Memasuki malam hari, cuaca masih berawan dengan potensi hujan ringan di Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Sementara itu, pada dini hari, hujan ringan diprediksi kembali terjadi di Kepulauan Mentawai.

Suhu dan Kelembaban Udara

BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat berkisar antara 19 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembaban udara mencapai 65 hingga 98 persen, yang memperkuat potensi pembentukan awan hujan.

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi dampak hujan lebat seperti genangan air, tanah longsor di daerah perbukitan, dan pohon tumbang. BMKG juga mengingatkan nelayan dan pelaku transportasi laut di perairan Mentawai untuk berhati-hati terhadap cuaca ekstrem.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: katasumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top