Perjalanan Ummi Habibah: Dari Guru Honorer hingga Kepala TK di Agam, 19 Tahun Dedikasi untuk PAUD

Penulis: Teuku Fahreza  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 18:27:31 WIB
Ummi Habibah memimpin TK Restu Ibu di Agam dengan pengalaman 19 tahun di bidang PAUD.

AGAM — Di balik sederet prestasi yang diraih TK Restu Ibu, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ada sosok pendidik yang telah mendedikasikan 19 tahun hidupnya untuk anak usia dini. Ummi Habibah bukan sekadar guru, melainkan juga seniman dan pemimpin pendidikan yang membawa pengalaman lintas provinsi ke dalam kelas.

Dari Mandailing Natal ke Ranah Minang: Jejak Karier Seorang Guru Honorer

Perjalanan Ummi Habibah dimulai pada 2006 saat ia dipercaya menjadi guru honorer di TK Model Negeri, Kecamatan Penyambungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Di sanalah bakat seni Islaminya mulai bersinar. Pada tahun yang sama, ia meraih Vokalis Terbaik Bintang Qasidah tingkat kabupaten, lalu Vokalis Favorit tingkat provinsi Sumatera Utara, hingga Vokalis Favorit Lomba Bintang Qasidah tingkat nasional di Nanggroe Aceh Darussalam.

Prestasi terus mengalir. Pada 2007, ia menjadi Juara I Group Rebana Festival Seni Nasyid tingkat kabupaten sekaligus Vokalis Terbaik Putri. Setahun kemudian, ia mempertahankan gelar Juara I Festival Seni Nasyid kabupaten dan kembali meraih Vokalis Terbaik Putri.

Puncak Prestasi Nasional dan Pengangkatan sebagai PNS

Tahun 2009 menjadi titik puncak periode awal kariernya. Ummi Habibah meraih Juara I Grup Rebana Festival Seni Nasyid tingkat Kabupaten Mandailing Natal dan tingkat Provinsi Sumatera Utara. Ia juga berhasil mengharumkan nama daerah dengan Juara II Qasidah Rebana Tingkat Nasional di Batam, Kepulauan Riau, mewakili Sumatera Utara.

Pada tahun yang sama, dedikasinya sebagai pendidik diakui melalui pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Ia bertugas di TK Negeri Satu Atap Huta Pungkut Kotanopan hingga 2012, sembari terus aktif mengembangkan kompetensi diri.

Adaptasi di Tanah Baru: Prestasi Tak Pernah Padam

Karena mengikuti suami yang dipindah tugaskan, Ummi Habibah berpindah ke Sumatera Barat pada 2017. Ia sempat bertugas di BKPSDM Kabupaten Agam sebelum akhirnya mengajar di TK Islamic Saiyo Gadut. Perpindahan lintas provinsi bukan perkara mudah, namun baginya tantangan ini menjadi peluang untuk terus berkembang.

Pada 2018, ia membuktikan diri dengan meraih Juara I Lomba Menyanyi Duet Kabupaten Agam, Juara I MTQ Antar OPD Kabupaten Agam (mewakili kantor suaminya, BPS Kabupaten Agam), Juara I Lomba Cipta Lagu Anak Kabupaten Agam, serta Juara III Lomba Cipta Tari Kecamatan Tilatang Kamang. Di tingkat provinsi, ia meraih Juara III Lomba Menyanyi Duet se-Sumatera Barat.

Kompetensi Pedagogi: Juara Metode Pembelajaran Kooperatif

Tahun 2019 menjadi bukti kompetensi Ummi Habibah sebagai pendidik profesional. Saat bertugas di TK Islamic Saiyo, ia meraih Juara I Lomba Metode Pembelajaran Kooperatif (Peer Teaching) Guru Taman Kanak-kanak Kecamatan Tilatang Kamang. Prestasi ini menunjukkan bahwa kemampuannya tidak hanya di bidang seni, tetapi juga dalam inovasi pembelajaran di kelas.

Kiprah Ummi Habibah menjadi contoh bahwa dedikasi dan kreativitas seorang guru mampu bertahan melintasi batas wilayah dan tantangan karier. Dari Mandailing Natal hingga Agam, ia terus menabur prestasi untuk dunia pendidikan anak usia dini.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top