PARIAMAN — Mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu menekankan bahwa status kota maju tidak ditentukan oleh usia daerah, melainkan oleh perilaku pemerintah dan warganya. Menurutnya, kota-kota maju di dunia memiliki karakteristik umum: bersih dari sampah dan masyarakat yang tertib. Bahkan, pendatang dan wisatawan pun akan mengikuti kebiasaan baik tersebut saat berkunjung.
"Lakukan empat hal saja. Bersih, disiplin, indah, dan sungguh-sungguh," kata Arcandra Tahar yang juga tokoh masyarakat setempat saat memberikan sambutan.
Arcandra juga menyoroti persoalan kualitas infrastruktur di kampung halamannya itu. Ia menilai banyak pembangunan saat ini dikerjakan tidak oleh tenaga ahli, sehingga infrastruktur cepat rusak dan tidak berfungsi optimal. Padahal, di negara maju, infrastruktur bisa bertahan puluhan hingga ratusan tahun karena dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
"Ini bukan soal gunung dan sungai, kota indah bukan semata-mata karena kekayaan alam. Banyak kota maju hanya terdiri dari hutan beton (gedung-gedung)," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Arcandra juga mengkritik kebiasaan pegawai pemerintahan yang kerap menitipkan absensi kepada rekan kerja. Menurutnya, kehadiran di tempat kerja adalah kesadaran individu yang tidak bisa diwakilkan.
Menanggapi masukan tersebut, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan bahwa pemerintahannya telah memiliki program untuk meningkatkan karakter masyarakat. Visi kepemimpinannya adalah "Terwujudnya Pariaman Kota Wisata yang Maju, Kreatif Berbasis Agama dan Berbudaya".
Salah satu program unggulannya adalah RISALAH, singkatan dari Beriman, Saleh, dan Berakhlak. Program ini dijalankan sejak awal masa kepemimpinan Yota Balad di kota yang dijuluki Kota Tabuik tersebut.
"Ketika masyarakat Pariaman paham agama maka mudah-mudahan apa yang diajarkan dalam Islam dapat dilaksanakan," ujar Yota Balad.
Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim menegaskan pihaknya terus mendukung program positif pemerintah daerah. Namun, DPRD juga akan mengawasi agar pembangunan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga merata hingga ke seluruh wilayah.
"Pengawasan harus dilakukan secara bersama-sama tidak saja penganggarannya tapi juga pelaksanaannya," kata Muhajir.
Empat langkah yang disampaikan Arcandra Tahar menjadi catatan penting bagi Pemkot Pariaman di tengah upaya mengejar target sebagai kota maju. Sebab, selain infrastruktur, kedisiplinan dan kebersihan dinilai menjadi fondasi utama yang harus dibangun dari kesadaran kolektif, bukan sekadar program seremonial.