Monitoring Jalan Usaha Tani di Pasaman Barat, Kadisbuntanhor Sumbar Minta Kontraktor Maksimalkan Kualitas Pekerjaan

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 20:24:01 WIB
Kepala Disbuntanhor Sumbar Afniwirman memantau langsung progres pembangunan jalan usaha tani di Pasaman Barat.

PASAMAN BARAT — Tiga ruas jalan usaha tani yang dibiayai melalui program Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Sumatera Barat di Kabupaten Pasaman Barat tengah memasuki tahap akhir pengerjaan. Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disbuntanhor) Provinsi Sumatera Barat, Afniwirman, melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke lapangan pada Jumat (3/7/2026) untuk memastikan kualitas pembangunan sesuai perencanaan.

Tiga Titik Jalan Usaha Tani yang Dipantau

Rombongan Disbuntanhor mengunjungi tiga lokasi secara maraton. Pertama, Jalan Usaha Tani Kelompok Tani Bungo Ladiang II di Nagari Sigunanti, Kecamatan Kinali. Kedua, Jalan Usaha Tani Kelompok Tani Basung Jata di Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali. Terakhir, Jalan Usaha Tani Kelompok Tani Tanjung Saiyo, Jorong Garagah, Nagari Simpang, Kecamatan Simpati.

Ketiga proyek ini merupakan bagian dari program Pokir Anggota DPRD Sumatera Barat, Hanafi. Selain mengecek progres, kunjungan itu juga menjadi ajang evaluasi agar hasilnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani setempat.

Kualitas Pekerjaan Jadi Perhatian Utama

Afniwirman menegaskan bahwa kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas utama. Ia meminta kontraktor pelaksana menyelesaikan pekerjaan secara maksimal dan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Kami berharap kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan ini secara maksimal sehingga kualitasnya benar-benar sesuai dengan yang diharapkan. Infrastruktur ini nantinya akan memberikan kemudahan bagi petani dalam mengangkut hasil pertanian dari lahan menuju jalan utama sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih efisien,” kata Afniwirman.

Untuk ruas jalan di Nagari Sigunanti, panjangnya sekitar 280 meter dan saat ini pengerjaannya telah memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing.

Manfaat Jangka Panjang bagi Petani

Pembangunan jalan usaha tani merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam meningkatkan akses menuju sentra tanaman pangan dan hortikultura. Selama ini, keterbatasan akses jalan menjadi kendala utama petani, terutama saat mengangkut hasil panen.

Dengan jalan yang memadai, biaya transportasi bisa ditekan, waktu tempuh lebih singkat, dan kualitas hasil panen lebih terjaga karena proses distribusi berlangsung lebih cepat. Infrastruktur ini juga meliputi rabat beton dan jaringan irigasi tersier yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Apresiasi Pemerintah Nagari Sigunanti

Penjabat Wali Nagari Sigunanti, Zainil, menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Sumatera Barat dan Disbuntanhor Sumbar atas terealisasinya pembangunan jalan usaha tani di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat.

“Kami Pemerintah Nagari Sigunanti mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Sumatera Barat dan Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar atas terlaksananya pembangunan jalan usaha tani ini. Sebelum ada jalan ini masyarakat kami mengalami kesulitan membawa hasil pertanian dan biaya angkut yang harus dikeluarkan juga cukup besar,” katanya.

Zainil meyakini jalan usaha tani ini akan memberikan dampak ekonomi positif. Selain mempermudah akses menuju lahan, biaya pengangkutan hasil panen akan semakin rendah sehingga pendapatan petani diharapkan meningkat.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: klikpositif.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top