PADANG PARIAMAN — Sebanyak 50 peserta dari unsur Polri, Bhayangkari, dan PLN bergerak menyisir pemukiman warga di Kabupaten Padang Pariaman, Senin lalu. Mereka bukan sekadar rombongan seremonial. Tim melakukan pendataan kebutuhan dan verifikasi teknis kesiapan penyambungan listrik gratis secara langsung di lokasi calon penerima manfaat.
Rombongan menyambangi rumah-rumah warga yang kondisinya memprihatinkan. Bagi warga setempat, kehadiran para petinggi institusi ini bukan sekadar agenda formal. "Ini harapan baru untuk punya rumah layak huni dan listrik yang aman," ujar salah satu warga yang rumahnya masuk dalam daftar penerima bantuan.
Plt. Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari menekankan bahwa keterlibatan PLN dalam program ini bukan hanya soal menyambung kabel. Menurutnya, jaminan keamanan dan kelayakan teknis menjadi prioritas agar bermanfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.
"Kami apresiasi dukungan PLN. Bantuan listrik gratis ini harus aman secara teknis, bukan sekadar tersambung," kata Riyana di sela-sela survei.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menegaskan komitmen perusahaannya untuk hadir dalam program yang berdampak langsung pada keseharian warga. Ia menyebut kehadiran listrik tak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan menunjang pendidikan anak-anak.
"PLN berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan bermanfaat. Kami berharap bantuan ini menjadi penerang sekaligus penyemangat bagi warga penerima manfaat," ujar Ajrun Karim.
Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sumatera Barat, Ny. Sari Djati Wiyoto Abadhy, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk empati dan kepedulian nyata institusinya. Ia berharap kolaborasi antara Bhayangkari, Polres Padang Pariaman, dan PLN bisa meningkatkan kualitas hidup warga.
"Melalui program bedah rumah dan pemberian listrik gratis ini, kami berharap dapat membawa terang bagi masa depan warga di Padang Pariaman," kata Ny. Sari Djati.
Program sinergis ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi warga kurang mampu. Lebih dari itu, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang dilakukan bersama mampu menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Sumatera Barat.