PADANG — Ratusan jemaah dari berbagai kecamatan di Kota Padang memadati Masjid Raya Ahmad Khatib Al Minangkabawi untuk mengikuti pengajian rutin Majelis Taklim Indonesia (MTI) Kota Padang, Ahad (5/7/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan Asmaul Husna.
Ustad Nurman Agus dalam tausiahnya menggetarkan hati jemaah dengan mengangkat Surah Al-Baqarah ayat 218. Ia menegaskan bahwa hijrah adalah titik awal kebangkitan Islam yang sesungguhnya.
"Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang penuh tantangan, tetapi hijrah adalah perpindahan menuju mental yang lebih baik, meninggalkan segala apa yang diharamkan oleh Allah SWT," tegasnya.
Ia juga mengingatkan tentang kehormatan bulan-bulan haram dan menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak puasa 9 dan 10 Muharram.
Dalam ceramahnya, Ustad Nurman Agus mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Sumatera Barat berada di peringkat kelima kasus LGBT se-Indonesia. Menurutnya, kondisi ini menjadikan hijrah—baik secara fisik maupun non-fisik—sebagai momen krusial dalam membangun ketahanan moral umat.
Ia mengutip Surah Al-Anfal ayat 30 dan Yasin ayat 9 yang menggambarkan bahwa hasil dari hijrah adalah tegaknya Daulah Islamiyah dan berkembangnya Islam. "Surah An-Nisa ayat 100 mengingatkan bahwa barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya ia akan mendapat tempat yang luas dan rezeki yang banyak," tambahnya.
Ketua MTI Kecamatan Lubuk Kilangan, Ida Darwis, yang menjadi tuan rumah pengajian kali ini, menyampaikan bahwa kegiatan serupa rutin digelar di tingkat kecamatan. Tidak hanya tausiah, pengajian juga dimeriahkan dengan kegiatan sosial dan doorprize untuk mempererat keakraban antarjemaah.
"Kami juga rutin mengadakan kegiatan sosial seperti penyerahan beras genggaman sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama," ujarnya.
Ketua MTI Kota Padang, Dr. Rosniati Hakim, M.Ag., usai kegiatan menyampaikan apresiasi kepada jemaah dan pengurus yang konsisten menghadiri pengajian rutin. Ia menekankan pentingnya sinergi antara MTI dan Pemerintah Kota Padang dalam mendukung program-program keagamaan.
"MTI Kota Padang terus berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam pembinaan akidah dan ukhuwah Islamiyah. Kegiatan ini adalah wujud nyata peran majelis taklim dalam membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia dan berketahanan spiritual," ujar Bunda Rosniati penuh semangat.
"Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan kegiatan yang menguatkan iman dan mempererat persaudaraan. Semoga semangat hijrah ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus berubah menjadi lebih baik," tambahnya.
Pengajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustad Nurman Agus, memohon keberkahan dan petunjuk bagi seluruh umat Islam di Kota Padang dan Sumatera Barat.