5 Air Terjun di Sumatera Barat yang Bisa Jadi Pilihan Liburan Akhir Pekan, dari Lubuk Hitam hingga Langkuik Tinggi

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 06 Juli 2026 | 17:13:31 WIB
Air Terjun Lubuk Hitam di Bungus Teluk Kabung menawarkan tiga tingkatan air terjun dengan akses trekking ringan hingga sedang.

PADANG — Bentang alam Sumatera Barat yang didominasi perbukitan dan hutan tropis melahirkan puluhan air terjun yang tersebar di berbagai daerah. Setidaknya ada lima destinasi yang kerap menjadi tujuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar provinsi, karena aksesnya yang relatif mudah dan pemandangannya yang masih alami.

Air Terjun Lubuk Hitam: Tiga Tingkatan di Bungus Teluk Kabung

Air Terjun Lubuk Hitam berada di kawasan Bungus Teluk Kabung, sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Padang. Dari titik awal pendakian, pengunjung harus berjalan kaki selama 30 hingga 45 menit melewati jalan setapak dan aliran sungai kecil.

Air terjun ini memiliki tiga tingkatan dengan karakter berbeda. Tingkat pertama setinggi sekitar satu meter, tingkat kedua dua meter, dan tingkat ketiga mencapai 10 meter. Jalur menuju setiap tingkatan memiliki tingkat kesulitan ringan hingga sedang, sehingga pengunjung disarankan memakai alas kaki yang sesuai, terutama saat kondisi licin setelah hujan.

Lembah Anai: Air Terjun di Tepi Jalan Lintas Padang-Bukittinggi

Berbeda dengan kebanyakan air terjun lain, Lembah Anai bisa dinikmati hanya beberapa meter dari badan jalan. Air terjun ini berada di Nagari Singgalang, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, tepat di jalur utama Padang-Bukittinggi.

Alirannya berasal dari Batang Lurah yang berhulu di Gunung Singgalang, dan kawasan ini termasuk dalam Cagar Alam Lembah Anai. Di sekelilingnya terdapat perbukitan hijau serta jalur kereta api yang menambah ciri khas panorama. Fasilitas penunjang seperti kios cendera mata, rumah makan, dan penginapan juga tersedia di sekitar lokasi.

Langkuik Tinggi di Agam: Trekking 2,5 Kilometer Melewati Sawah dan Hutan

Air Terjun Langkuik Tinggi berlokasi di Jorong Nyiur, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam. Destinasi ini bisa diakses melalui jalur alternatif Sicincin-Malalak-Balingka yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi.

Dari Kota Bukittinggi, perjalanan memakan waktu sekitar 30 hingga 45 menit menggunakan kendaraan bermotor. Setibanya di pos masuk, pengunjung diminta melaporkan jumlah rombongan dan meninggalkan nomor telepon sebagai kontak darurat. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 2,5 kilometer melintasi area persawahan dan kawasan hutan dengan vegetasi yang masih terjaga.

Pengelola juga menyediakan jasa pemandu bagi pengunjung yang ingin didampingi selama perjalanan menuju lokasi air terjun.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top