JAKARTA — Nasib sial kembali menimpa Kimi Antonelli di Formula 1 GP Inggris. Pembalap Mercedes itu harus puas finis di luar zona poin setelah masalah teknis pada mobilnya muncul di pertengahan balapan, Minggu (7/7).
Masalah bermula saat Antonelli memasuki lap ke-41. Pelindung sayap roda kiri depan mobilnya tiba-tiba lepas, membuat mobil kehilangan keseimbangan dan menyulitkan pembalap berusia 18 tahun itu untuk melakukan manuver.
“Aku tidak bisa percaya karena itu akan dari buruk menjadi lebih buruk,” kata Antonelli dalam pernyataan yang dikutip dari laman resmi Formula 1, Senin.
Kesialan Antonelli tidak berhenti di situ. Ia juga diganjar hukuman penalti waktu lima detik oleh stewards balapan. Akibatnya, posisinya yang sempat berada di urutan kesepuluh langsung merosot ke posisi ke-15 saat bendera finis dikibarkan.
Saat memasuki pit stop, Antonelli mengaku kondisi mobilnya terlihat normal dan bisa didorong sebagaimana mestinya. Namun kenyataan di lintasan justru berkata lain. Ia mengaku sangat kesulitan dengan kondisi bagian sayap kiri mobilnya yang membuatnya kerepotan sepanjang sisa balapan.
GP Inggris menjadi hasil buruk ketiga bagi Antonelli dalam empat seri terakhir. Sebelumnya, ia gagal finis (DNF) di GP Catalunya karena masalah mobil saat berada di posisi kedua. Satu-satunya podium yang ia raih dalam periode tersebut adalah posisi ketiga di GP Austria.
“Kami memiliki satu DNF dalam tiga balapan terakhir dan sulit untuk menelan kenyataan ini, karena di Barcelona saya berada di posisi kedua, dan di sini saya berpeluang untuk menang,” ujar Antonelli.
Dengan hasil ini, keunggulan Antonelli di puncak klasemen sementara yang mengoleksi 179 poin mulai terancam. Rekan setimnya, George Russell, yang berada di peringkat kedua dengan 154 poin, kini hanya terpaut 25 angka dan berpotensi mengambil alih puncak klasemen pada seri berikutnya.