Tiga Daerah di Sumbar Bersatu Usulkan Kawasan SSD Jadi Proyek Strategis Nasional untuk Percepat Ekonomi

Penulis: Zulkifli Arief  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 20:01:31 WIB
Wakil Gubernur Sumbar memimpin penandatanganan kesepakatan usulan kawasan SSD sebagai Proyek Strategis Nasional.

PADANG — Tiga kabupaten dan kota di Sumatera Barat menyatukan langkah untuk mendorong kawasan Sawahlunto-Sijunjung-Dharmasraya (SSD) masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Kesepakatan bersama antara Pemprov Sumbar dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, dan Kota Sawahlunto ditandatangani dalam rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Senin (6/7/2026).

Bukan Sekadar Infrastruktur, Tapi Ekosistem Ekonomi

Wagub Vasko Ruseimy menegaskan bahwa pengusulan ini bukan hanya soal pembangunan jalan atau jembatan. Kawasan SSD dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mengintegrasikan sektor industri, pariwisata, logistik, hingga energi hijau.

“Kita ingin pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya memiliki potensi yang saling melengkapi. Kalau kita satukan dalam satu arah pembangunan, kita yakin manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujar Vasko dalam keterangannya.

Apa Saja yang Disiapkan Pemda untuk Mengusulkan PSN?

Dalam kesepakatan yang diteken, setiap pemerintah daerah berkomitmen memenuhi sejumlah persyaratan teknis. Mulai dari penyediaan data dan kajian teknis, percepatan penyelesaian tata ruang, hingga penyediaan lahan untuk proyek strategis.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan menyelaraskan program pembangunan lintas wilayah serta memperkuat koordinasi dalam penyampaian usulan ke pemerintah pusat. Pendampingan dan evaluasi bersama akan dilakukan sejak proses pengusulan hingga pelaksanaan jika kawasan SSD resmi ditetapkan sebagai PSN.

Dampak Langsung: Investasi Masuk, Lapangan Kerja Bertambah

Vasko menjelaskan, pembangunan kawasan terintegrasi ini diharapkan mampu menarik investasi yang selama ini belum optimal masuk ke wilayah selatan dan timur Sumbar. “Kalau akses semakin baik, investasi akan lebih mudah masuk. Ketika investasi tumbuh, usaha masyarakat ikut berkembang, lapangan kerja bertambah, dan ekonomi daerah bergerak lebih cepat,” katanya.

Kawasan SSD akan diperkuat dengan pembangunan konektivitas antarwilayah, sistem logistik, dan pemanfaatan energi hijau. Sektor pariwisata juga menjadi salah satu andalan untuk menopang pertumbuhan ekonomi di tiga daerah tersebut.

Dukungan Penuh dari Tiga Kepala Daerah

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyatakan komitmen penuh daerahnya terhadap inisiatif ini. Menurutnya, sinergi antardaerah menjadi kunci utama agar usulan PSN ini bisa disetujui pemerintah pusat.

“Kami siap mendukung sesuai kewenangan dan kemampuan keuangan daerah masing-masing. Harapannya, usulan ini disetujui Pemerintah Pusat sehingga dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Annisa.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Sumbar Zefnihan, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sumbar Ezeddin Zain, serta sejumlah kepala OPD dari provinsi dan kabupaten/kota terkait. Seluruh pihak sepakat untuk berjalan bersama hingga usulan ini rampung diajukan ke Jakarta.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: metrokini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top