Berdasarkan data BMKG, mayoritas wilayah Sumatera Barat hari ini akan mengalami peralihan cuaca yang perlu diantisipasi. Kota Bukittinggi menjadi wilayah dengan suhu terendah (18–22°C) dan diprakirakan diguyur hujan ringan tepat pada siang hari—waktu puncak aktivitas wisata dan mobilitas warga. Sementara itu, Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kota Solok masuk kategori udara kabur pada siang hari, yang berpotensi menurunkan jarak pandang hingga di bawah 1 kilometer, terutama di jalan arteri menuju pusat kota.
Kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Agam yang justru cerah di pagi hari dan hanya cerah berawan saat siang, menjadikannya satu-satunya wilayah yang aman untuk aktivitas luar ruangan tanpa persiapan khusus. Suhu di Agam berkisar 25–29°C, paling hangat di antara semua wilayah.
Puncak kondisi paling kritis terjadi pada dua waktu berbeda. Siang hari (12.00–15.00 WIB) adalah momen paling rawan di Kota Bukittinggi karena hujan ringan diprakirakan turun bersamaan dengan suhu dingin yang hanya mencapai 22°C. Sementara itu, malam hari (18.00–21.00 WIB) menjadi waktu genting bagi Pesisir Selatan yang akan diguyur hujan ringan, serta Tanah Datar yang diselimuti kabut atau asap—kombinasi yang sangat berbahaya bagi pengendara motor di jalur tikungan Lembah Anai.
Secara umum, suhu di Sumatera Barat hari ini berada di kisaran 18–29°C. Wilayah terpanas adalah Kabupaten Agam (25–29°C), sedangkan wilayah terdingin adalah Kota Bukittinggi (18–22°C).
Imbauan ini disusun berdasarkan jenis aktivitas dan wilayah paling terdampak:
1. Kapan hujan ringan di Bukittinggi akan berhenti?
Berdasarkan pola cuaca, hujan ringan di Kota Bukittinggi diprakirakan hanya terjadi pada siang hari (sekitar pukul 12.00–15.00 WIB) dan akan berubah menjadi berawan pada malam hari. Warga bisa melanjutkan aktivitas luar ruangan setelah pukul 15.30 WIB.
2. Wilayah mana yang paling panas dan paling dingin hari ini?
Wilayah paling panas adalah Kabupaten Agam dengan suhu mencapai 29°C pada siang hari. Sebaliknya, Kota Bukittinggi menjadi wilayah paling dingin dengan suhu terendah 18°C di pagi hari.
3. Apakah udara kabur di Kota Padang berbahaya untuk penerbangan?
Udara kabur pada siang hari di Kota Padang umumnya tidak mengganggu jadwal penerbangan komersial, namun bisa menunda penerbangan perintis atau pesawat kecil. Penumpang maskapai di Bandara Internasional Minangkabau disarankan memantau jadwal secara langsung.
| Kota/Kabupaten | Pagi | Siang | Malam | Suhu | Potensi Hujan |
|---|---|---|---|---|---|
| Agam | Cerah | Cerah Berawan | Berawan | 25–29°C | Tidak |
| Kota Bukittinggi | Cerah | Hujan Ringan | Berawan | 18–22°C | Ya |
| Kota Padang | Cerah | Udara Kabur | Berawan | 24–28°C | Ya |
| Kota Pariaman | Cerah | Udara Kabur | Berawan | 26–28°C | Ya |
| Kota Solok | Cerah | Udara Kabur | Udara Kabur | 19–25°C | Ya |
| Pesisir Selatan | Cerah | Berawan | Hujan Ringan | 24–28°C | Ya |
| Tanah Datar | Cerah | Berawan | Kabut/Asap | 20–24°C | Ya |
Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) — bmkg.go.id