PADANG — Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) pukul 17.33 WIB, dari 16 komoditas yang dipantau, harga daging ayam ras, cabai merah keriting, bawang merah, dan cabai merah besar tercatat turun dibandingkan harga sehari sebelumnya.
Penurunan paling dalam terjadi pada cabai merah besar yang anjlok Rp 1.667 (3,63 persen) menjadi Rp 44.233 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting turun 3,51 persen ke level Rp 45.090 per kg, dan bawang merah turun 1,96 persen menjadi Rp 30.784 per kg.
Harga daging ayam ras juga melemah tipis 0,34 persen menjadi Rp 32.562 per kg. Meski penurunannya kecil, komoditas ini menjadi perhatian karena termasuk protein hewani yang banyak dikonsumsi rumah tangga di Sumatera Barat.
Di tengah tren penurunan, cabai rawit merah justru menjadi satu-satunya komoditas yang harganya naik. Komoditas ini melonjak Rp 889 (1,83 persen) menjadi Rp 49.442 per kg. Kenaikan ini berbanding terbalik dengan jenis cabai lainnya yang justru turun.
Adapun 11 komoditas lainnya tercatat stabil. Harga daging sapi paha belakang bertahan di Rp 148.139 per kg, telur ayam ras Rp 27.790 per kg, dan beras premium Rp 17.203 per kg. Minyak goreng curah masih di angka Rp 18.995 per liter, sementara Minyakita Rp 15.725 per liter.
Berikut daftar lengkap harga 16 bahan pangan di Sumatera Barat berdasarkan pantauan SP2KP Kemendag:
Data ini menjadi indikator penting bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Sumatera Barat untuk merencanakan belanja harian. Pemerintah daerah biasanya merespons fluktuasi harga dengan menggelar operasi pasar atau memperlancar distribusi dari sentra produksi ke pasar tradisional.