PULAU PUNJUNG — Sosialisasi digelar di Mapolres Dharmasraya, Jumat, dan diikuti oleh Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek, perwira, bintara, hingga ASN Polri. Kapolres menegaskan bahwa program ini bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan yang harus diwujudkan dalam pelayanan nyata.
Kapolres Kartyana merinci sepuluh poin yang menjadi prioritas. Poin tersebut meliputi peningkatan ketakwaan, deteksi dini gangguan kamtibmas, hingga profesionalisme personel. Pemberantasan narkoba dan penanganan PETI serta kejahatan lingkungan menjadi perhatian khusus di daerah yang dikenal memiliki aktivitas tambang.
Selain itu, program ini juga menyoroti pelayanan publik yang responsif dan solutif, penegakan hukum berkeadilan, serta soliditas internal. Dukungan terhadap Program Asta Cita Pemerintah dan penguatan manajemen media serta komunikasi publik turut masuk dalam daftar prioritas.
Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan sejumlah atensi dari Kapolda Sumbar. Seluruh personel diminta siaga menghadapi inspeksi mendadak (sidak) yang bisa dilakukan kapan saja. Ia juga mengingatkan larangan keras terhadap penyalahgunaan narkoba dan segala bentuk tindakan yang dapat mencederai kehormatan institusi.
"Tugas kita bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, Commander Wish Kapolda Sumbar jangan hanya dipahami sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan melalui pelayanan yang cepat, profesional, humanis, dan berkeadilan," tegas Kapolres dalam keterangan yang diterima, Jumat.
Kapolres mengajak seluruh personel untuk menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian dan ibadah. Ia berharap setiap pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan integritas. Menutup arahannya, ia meminta jajaran Polres Dharmasraya terus menjaga nama baik institusi.
"Kita harus memiliki kesamaan visi dan komitmen dalam melaksanakan tugas kepolisian yang Presisi, sehingga mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Dharmasraya.