Pencarian

Harga TBS Sawit Pasaman Barat Naik ke Rp4.045 per Kg, Petani Plasma dan Swadaya Nikmati Kenaikan

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 13:00:31 WIB
Harga TBS Sawit Pasaman Barat Naik ke Rp4.045 per Kg, Petani Plasma dan Swadaya Nikmati Kenaikan
Harga TBS kelapa sawit di Pasaman Barat naik ke Rp4.045,02 per kilogram pada Jumat (7/8/2026).

PASAMAN BARAT — Pergerakan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Pasaman Barat menunjukkan tren positif pada Jumat (7/8/2026). Dinas Perkebunan mencatat adanya kenaikan harga untuk seluruh kategori mitra, baik plasma maupun swadaya, dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Harga tertinggi yang tercatat pada hari itu adalah Rp4.045,02 per kilogram. Angka ini merupakan level teratas dari seluruh perusahaan yang beroperasi dan masuk dalam pemantauan harga harian dinas.

PT GSA dan PT RPSM Catat Harga Tertinggi untuk Plasma dan Swadaya

Untuk kategori mitra plasma, sejumlah perusahaan menetapkan harga di kisaran Rp3.754,06 hingga Rp4.045,02 per kilogram. Sementara itu, harga tertinggi untuk petani mitra swadaya juga berada di angka yang sama, yaitu Rp4.045,02 per kilogram, yang ditetapkan oleh PT Gunung Sawit Abadi (GSA).

Pada kategori nonmitra atau petani yang menjual di luar kemitraan, harga TBS berada di rentang Rp3.260 hingga Rp3.445 per kilogram. Perbedaan angka ini mencerminkan selisih kualitas dan mekanisme pemasaran yang berlaku di lapangan.

Harga Brondolan Ikut Terangkat di PT Rimbo Panjang Sumber Makmur

Selain TBS, harga brondolan juga tercatat menguat. PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) memasang harga brondolan sebesar Rp3.700 per kilogram pada hari yang sama. Komoditas brondolan ini biasanya menjadi tambahan pendapatan bagi pekerja pemanen dan petani kecil di sekitar perkebunan.

Kenaikan harga TBS ini menjadi kabar baik bagi ribuan petani di Pasaman Barat. Kabupaten ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas produksi kelapa sawit yang cukup besar di Provinsi Sumatera Barat, sehingga pergerakan harga komoditas tersebut sangat memengaruhi denyut ekonomi masyarakat.

Fluktuasi Harga TBS: Faktor Kunci Pendapatan Petani Sawit

Pola harga yang berbeda antara mitra dan nonmitra kerap menjadi perhatian petani. Namun, tren kenaikan kali ini dinilai mampu memberikan ruang napas bagi petani di tengah fluktuasi harga yang kerap terjadi. Data resmi dari Dinas Perkebunan ini menjadi acuan utama bagi petani untuk menentukan waktu panen dan penjualan.

Dengan adanya pemantauan harian yang transparan, petani dapat membandingkan harga antarperusahaan sebelum menjual hasil kebunnya. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasar dan memastikan petani mendapatkan harga yang layak atas hasil produksinya.

Follow sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: langgam.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks